JEMBER, GOPOS.ID – Berbagai inovasi layanan administrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya oleh Untit Setiawati (61), warga Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.
Peserta JKN yang telah bergabung selama sekitar 11 tahun ini mengaku terbantu, khususnya dengan kehadiran layanan BPJS Keliling yang memudahkannya mengurus administrasi tanpa harus mendatangi kantor cabang.
Selama menjadi peserta, Untit bersama keluarganya telah beberapa kali memanfaatkan JKN untuk keperluan rawat jalan maupun rawat inap.
Seluruh rangkaian pengobatan tersebut dapat diakses dengan baik tanpa kekhawatiran terhadap biaya tambahan.
“Alhamdulillah, saya sudah menjadi peserta JKN sekitar 11 tahun. Selama itu, saya dan keluarga sudah beberapa kali memanfaatkan JKN untuk rawat jalan maupun rawat inap. Semua proses pelayanan berjalan dengan baik sehingga kami merasa sangat terbantu, terutama karena tidak perlu khawatir dengan biaya pengobatan,” ujar Untit, Kamis (30/7/2026).
Ia menambahkan, seluruh tindakan medis yang diterima sesuai indikasi dokter selalu ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.
Hal tersebut membuatnya bisa lebih fokus menjalani proses pemulihan.
“Selama berobat menggunakan JKN, alhamdulillah semua proses pelayanan berjalan lancar. Saya tidak pernah dipungut biaya tambahan karena seluruh tindakan dan pengobatan yang saya jalani sesuai indikasi medis ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Saya pun bisa fokus menjalani pengobatan tanpa memikirkan biaya,” imbuhnya.
Kemudahan serupa juga ia rasakan saat mengatasi kendala administrasi kepesertaannya.
Ketika nomor ponselnya berubah dan membuatnya tidak bisa masuk ke Aplikasi Mobile JKN, ia terbantu secara cepat oleh petugas di unit BPJS Keliling.
“Saya sempat tidak bisa login ke Aplikasi Mobile JKN karena nomor handphone saya berubah. Setelah meminta bantuan di BPJS Keliling, petugas langsung membantu memperbarui data sehingga saya bisa kembali mengakses aplikasi. Prosesnya cepat dan pelayanannya sangat baik,” ungkapnya.
Untit menilai kehadiran BPJS Keliling menjadi solusi praktis bagi warga yang membutuhkan layanan administrasi kepesertaan.
Lokasi pelayanan yang dinilai strategis karena berada dekat dengan fasilitas kesehatan tempatnya berobat membuat pengurusan menjadi jauh lebih efisien.
“Menurut saya, layanan BPJS Keliling sangat memudahkan. Kebetulan lokasinya dekat dengan rumah sakit tempat saya berobat, jadi saya tidak perlu datang ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Petugas yang membantu juga memberikan penjelasan dengan jelas sehingga prosesnya menjadi lebih mudah,” tutur Untit.
Menutup keterangannya, Untit berharap inovasi layanan jemput bola tersebut dapat terus diperluas demi menjangkau dan membantu lebih banyak masyarakat luas.
“Semoga BPJS Keliling ke depan bisa beroperasi setiap hari kerja. Dengan begitu, masyarakat akan lebih mudah mengakses layanan administrasi karena lokasinya lebih dekat dan tidak perlu datang ke kantor cabang,” pungkasnya. (Adv)








