GOPOS.ID, GORONTALO – Gelombang prestasi akademik kembali ditorehkan IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Setelah sebelumnya sejumlah program studi berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul, kini giliran Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) yang menorehkan capaian tertinggi dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Kabar membanggakan itu resmi diumumkan, Rabu (3/6/2026).
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) menetapkan Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam meraih predikat Akreditasi Unggul melalui SK BAN-PT Nomor 6690/SK/BAN-PT/Ak/S/VI/2026.
Penetapan tersebut bukan sekadar keputusan administratif. Di balik lembar surat keputusan itu terdapat perjuangan panjang, kerja kolektif, pengorbanan waktu, tenaga, pikiran dan komitmen yang tidak sedikit dari seluruh sivitas akademika.
Suasana haru dan bahagia langsung menyelimuti keluarga besar Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Setelah bertahun-tahun membangun kualitas akademik, memperkuat tata kelola, mengembangkan jejaring kerja sama internasional, meningkatkan produktivitas dosen, serta mendorong prestasi mahasiswa di berbagai level, hasil yang dinantikan akhirnya datang juga.
Bagi mereka yang terlibat dalam penyusunan dokumen akreditasi, capaian ini terasa sangat emosional. Berbulan-bulan lamanya tim bekerja tanpa mengenal batas waktu. Siang dan malam mereka menata data, melengkapi dokumen, memverifikasi bukti pendukung, menyusun laporan, hingga memastikan seluruh indikator mutu terpenuhi dengan baik.
Akreditasi Unggul yang diraih AFI menambah daftar program studi unggulan di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Sebelumnya, kampus ini telah lebih dahulu mengantarkan Jurusan Ilmu Hadis (IH), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), Hukum Keluarga Islam (HKI), Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Ekonomi Syariah (ESY) memperoleh predikat yang sama.
Capaian ini adalah bukti bahwa transformasi mutu yang dilakukan IAIN Sultan Amai Gorontalo bukanlah keberhasilan yang bersifat kebetulan atau sesaat. Sebaliknya, prestasi ini menunjukkan adanya sistem pengelolaan akademik yang terus bergerak menuju standar kualitas terbaik.
Dan perjalanan transformasi mutu masih terus berjalan. Sejumlah program studi lainnya kini sedang menanti nilai hasil akreditasi, di antaranya Manajemen Dakwah (MD), Politik Islam (PI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Optimisme dan harapan besarnya adalah Unggul.
Selama puluhan tahun, jurusan AFI IAIN Sultan Amai Gorontalo telah melahirkan ratusan alumni yang berkiprah di berbagai bidang. Jejak alumni AFI dapat ditemukan di banyak sektor strategis. Ada yang menjadi Dai dan Mubalig terkemuka, pimpinan lembaga negara, Ketua Bawaslu, Anggota DPRD, Dosen, Guru, Kepala KUA, Penyuluh Agama, Penghulu, Pegawai Perbankan, Pegawai BUMN, Aktivis LSM, Pengusaha, Kepala Desa, Lurah, Camat hingga berbagai profesi lainnya.
Sebaran alumni tersebut adalah gambaran nyata bahwa Jurusan AFI melahirkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan zaman. Keunggulan utama jurusan ini terletak pada kekuatan integrasi antara kajian aqidah dan filsafat. Mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan memahami ajaran Islam secara mendalam, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, logis, reflektif dan mampu membaca berbagai persoalan sosial secara komprehensif.
Dalam dunia yang semakin kompleks, kemampuan berpikir semacam itu menjadi modal yang sangat berharga. Karena itu, banyak alumni AFI mampu menempati posisi-posisi penting di berbagai bidang pekerjaan dan pengabdian masyarakat.
Meski demikian, predikat Unggul bukanlah garis akhir perjalanan. Justru sebaliknya, capaian ini menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ke depan, Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam dituntut untuk terus membuktikan bahwa status Unggul tercermin dalam kualitas lulusan, produktivitas penelitian, kontribusi sosial dan dampak nyata bagi masyarakat.
Predikat tersebut harus diterjemahkan menjadi karya, inovasi serta pengabdian yang mampu menjawab berbagai persoalan umat dan bangsa.
Keberhasilan AFI juga tidak dapat dilepaskan dari dukungan luar biasa berbagai pihak saat proses asesmen lapangan berlangsung. Meskipun dilaksanakan secara daring, tapi antusiasme seluruh unsur kampus terlihat begitu kuat. Mulai dari pimpinan institut, pimpinan fakultas, jurusan, dosen Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), LP2M, tenaga kependidikan, tim teknologi informasi, mahasiswa, alumni hingga para stakeholder turut memberikan dukungan penuh selama proses asesmen berlangsung.
Kolaborasi yang solid tersebut mendongkrak kekuatan yang membuat seluruh tahapan asesmen berjalan lancar dan meyakinkan.
Dalam proses asesmen lapangan, Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam dinilai oleh dua asesor nasional yang memiliki reputasi akademik sangat baik, yaitu Dr. Raden Lukman Fauroni dari UIN Surakarta dan Prof. Zuhri dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Berbagai aspek mutu diperiksa secara detail, mulai dari tata kelola, kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemahasiswaan, kerja sama, sampai luaran tridarma perguruan tinggi.
Kini, setelah penantian panjang itu berakhir dengan kabar menggembirakan, yang berbahagia bukan hanya dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan. Pasti para alumni AFI pun memiliki alasan yang sama untuk tersenyum bangga. Sebab predikat Unggul ini bukanlah milik satu generasi, tapi hasil dari ikhtiar panjang yang dibangun oleh banyak generasi. Ada jejak para pendiri jurusan, dedikasi para dosen yang pernah mengajar, kerja keras mahasiswa yang pernah belajar dan kiprah para alumni yang selama ini menjadi wajah AFI di tengah masyarakat. Karena itu, Akreditasi Unggul bukan sekadar pengakuan terhadap kualitas akademik hari ini, predikat tersebut sekaligus penghormatan terhadap perjalanan panjang sebuah jurusan yang telah melahirkan banyak pengabdi di berbagai bidang kehidupan.
Pada hari yang bersejarah ini, Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam telah menuliskan satu lagi bab penting dalam perjalanan panjang IAIN Sultan Amai Gorontalo menuju kampus yang semakin unggul, berdaya saing dan diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional. Di tengah persiapan transformasi kelembagaan menuju Universitas Islam Negeri (UIN), prestasi ini menegaskan bahwa perubahan besar itu sedang dibangun di atas fondasi mutu yang nyata, bukan sekadar perubahan nama. Satu per satu program studi meraih predikat Unggul, satu per satu capaian akademik ditorehkan, hingga akhirnya mengantarkan kampus ini melangkah dengan lebih percaya diri menuju masa depan yang lebih besar. Sebab UIN yang dicita-citakan semata-mata menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang unggul, berpengaruh dan memberi manfaat bagi bangsa serta kemanusiaan.(kur)








