GOPOS.ID, KOTA GORONTALO — Sebanyak 413 lulusan resmi dikukuhkan pada Wisuda Sarjana (S1) dan Magister (S2) ke-37 Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo, Sabtu (14/2/2026).
Prosesi yang berlangsung khidmat di Grand Sumber Ria, Wongkaditi, Kota Utara, Kota Gorontalo itu menjadi momen istimewa karena sangat mungkin menjadi wisuda terakhir dengan status IAIN sebelum resmi beralih menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).
Ratusan wisudawan berasal dari empat fakultas, yakni Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Fakultas Syariah, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Suasana haru dan bangga mewarnai jalannya prosesi, menandai keberhasilan para mahasiswa menuntaskan pendidikan pada jenjang S1 dan S2.
Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar meraih gelar akademik, tetapi juga proses pembentukan karakter dan penguatan kapasitas diri. Mengutip tokoh dunia Nelson Mandela, ia menyampaikan, “Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia.”
“Saya berharap para wisudawan terus belajar, berinovasi, dan mampu beradaptasi dengan perubahan. Dunia membutuhkan pemimpin yang visioner, kreatif, dan berintegritas,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, rektor juga memaparkan perkembangan alih status kampus. Ia menyebut telah terbit Keputusan Presiden Nomor 38 Tahun 2025 tentang Program Penyusunan Peraturan Presiden Tahun 2026 yang mencantumkan alih status IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN. Tindak lanjutnya, pada 6 Februari 2026 telah digelar Rapat Panitia Antar Kementerian (PAK) yang melibatkan Kementerian Agama, Kementerian Hukum, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Keuangan, Badan Kepegawaian Negara, serta Kementerian PAN dan RB.
Saat ini, pihak kampus juga tengah menunggu hasil Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dari BAN-PT dengan target meraih predikat Unggul. Jika seluruh proses berjalan lancar, tahun 2026 digadang-gadang sebagai “Tahun U” bagi kampus tersebut.
Sementara itu, Kepala Kapuspenma Kementerian Agama, Dr. Ruchman Bashori, S.Ag., M.Ag., mengungkapkan adanya program beasiswa bagi alumni yang ingin melanjutkan studi ke jenjang Pascasarjana (S2). Program tersebut didukung Kementerian Agama dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Melalui momentum wisuda ini, civitas akademika berharap IAIN Sultan Amai Gorontalo terus berkembang dan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan umat. (WinangMG/Rama/Gopos)








