No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Novriyanto Napu: Translanguaging dalam Pariwisata Jadi Kunci Pengalaman Wisatawan Global

Ramos by Ramos
Sabtu 18 April 2026
in UNG
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Di tengah pesatnya perkembangan industri pariwisata global, papan informasi wisata atau tourism signage kini tidak lagi sekadar penunjuk arah. Penelitian terbaru dari dosen Fakultas Sastra dan Budaya UNG Novriyanto Napu menunjukkan bahwa signage merupakan sistem komunikasi kompleks yang memadukan bahasa, simbol visual, dan teknologi digital dalam membentuk pengalaman wisatawan. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal internasional tahun 2026.

Dalam studinya, Napu menjelaskan bahwa signage berfungsi sebagai antarmuka utama antara wisatawan dan destinasi. Ia tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun pemahaman lintas budaya. Melalui pendekatan translanguaging, berbagai bahasa dan elemen semiotik—seperti ikon, tipografi, hingga QR code—digunakan secara fleksibel untuk menciptakan komunikasi yang lebih efektif dan inklusif.

Penelitian ini mengidentifikasi empat strategi utama dalam praktik penerjemahan signage, yakni terjemahan paralel, desain hibrida, transliterasi, serta terjemahan berbasis mesin. Dari keempat strategi tersebut, pendekatan hibrida dan multimodal terbukti paling efektif karena mampu meningkatkan pemahaman sekaligus mempertahankan nilai autentik budaya lokal. Sebaliknya, transliterasi dan penggunaan machine translation sering kali menimbulkan kesalahan yang berdampak pada penurunan kepercayaan wisatawan.

Baca Juga :  Pagelaran Seni Mahasiswa, Persiapan UNG Goes to Peksiminas XVII

Lebih jauh, Napu menekankan bahwa kualitas terjemahan memiliki hubungan langsung dengan pengalaman pengunjung. Kesalahan dalam penerjemahan tidak hanya menyebabkan kebingungan, tetapi juga berpotensi menurunkan kepuasan, mengganggu navigasi (wayfinding), bahkan memengaruhi keputusan wisatawan untuk kembali berkunjung. Dengan kata lain, signage yang buruk dapat merusak citra destinasi secara keseluruhan.

Perkembangan teknologi digital turut mengubah lanskap komunikasi wisata. Platform seperti aplikasi perjalanan, media sosial, dan sistem berbasis QR code memperluas akses informasi bagi wisatawan. Namun, Napu mengingatkan bahwa ketergantungan pada teknologi, terutama terjemahan otomatis, harus diimbangi dengan pengawasan manusia. Tanpa kontrol kualitas, kesalahan makna dapat terjadi dan justru membahayakan, terutama dalam konteks informasi penting atau situasi darurat.

Dalam konteks Indonesia, khususnya daerah seperti Gorontalo, temuan ini membuka peluang besar untuk pengembangan pariwisata berbasis komunikasi multibahasa. Penggunaan bahasa lokal, nasional, dan internasional secara terpadu dinilai mampu menciptakan pengalaman wisata yang lebih inklusif sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Baca Juga :  Hand Sanitizer Buatan Mahasiswa UNG Dibagikan ke Masyarakat

Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya kesiapan komunikasi dalam situasi krisis. Hingga kini, banyak destinasi wisata belum memiliki sistem signage multibahasa yang memadai untuk menyampaikan informasi darurat secara cepat dan akurat. Padahal, aspek ini sangat krusial dalam menjamin keselamatan wisatawan di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Secara keseluruhan, studi ini menegaskan bahwa signage merupakan bagian dari infrastruktur sosio-teknis yang memengaruhi cara wisatawan memahami, merasakan, dan mempercayai suatu destinasi. Dengan penerapan strategi translanguaging yang tepat, dukungan teknologi yang terkelola, serta regulasi yang kuat, papan wisata dapat menjadi alat strategis dalam meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di kancah global. (Rama/Gopos)

Tags: Novrianti NapuUNG
Previous Post

Bocah Perempuan yang Hilang Terseret Arus Ditemukan Meninggal

Next Post

Lahmuddin Ingatkan Warga Jangan Jadi Penonton di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Baru

Related Posts

UNG

Dua Dosen UNG Raih Pendanaan Riset Nasional RIIM, Angkat Isu Budaya hingga AI Penemuan Obat

Kamis 23 Juli 2026
UNG

UNG Perkuat Tata Kelola Keuangan, Optimalkan Pemutakhiran Kodefikasi Akun Belanja BLU

Kamis 23 Juli 2026
Screenshot
UNG

Prodi S1 Manajemen FEB UNG Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA

Jumat 17 Juli 2026
????????????????????????????????????
UNG

448 Mahasiswa Kesehatan UNG Diterjunkan ke 28 Desa, Fokus Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak

Selasa 14 Juli 2026
Sidang Promosi Doktor Daud Yusuf, S.Kom., M.Si.
UNG

Model C2D Jadi Temuan Strategis Konservasi Maleo Berbasis Spasial di TNBNW

Senin 13 Juli 2026
UNG

Lulus S3 Ilmu Hukum, Dolot Alhasni Bakung Tambah Deretan Doktor di FH UNG

Rabu 8 Juli 2026
Next Post
Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali

Lahmuddin Ingatkan Warga Jangan Jadi Penonton di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Eks Kadis Kominfo Gorontalo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Command Center 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Jalan Irigasi di Pinogu Rp3,3 Miliar, Kejari Bone Bolango Tahan Tiga Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Kadis Kominfo Datangi Kejati Gorontalo, Penyidikan Korupsi Command Center Terus Bergulir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Pj Gubernur Gorontalo Ikut Diperiksa Dugaan Korupsi Command Center

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Tahan Tiga Tersangka Korupsi Command Center Diskominfo Gorontalo, Kerugian Capai Rp1,3 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.