GOPOS.ID, GORONTALO – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya (FSB), Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membekali mahasiswa melalui kegiatan coaching Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) sebelum terjun ke sekolah, Kamis (9/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kampus 4 Fakultas Sastra dan Budaya ini diikuti 111 mahasiswa yang akan menjalani tahap PLP 1.
Pembekalan menjadi tahap awal untuk memperkuat kesiapan mahasiswa, baik dari sisi teknis maupun pemahaman dasar, sebelum melakukan observasi di lingkungan sekolah. Sejumlah pimpinan jurusan, guru besar, dan dosen turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya peran akademik dalam mendampingi mahasiswa memasuki dunia praktik kependidikan.
Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Ulfa Zakaria, yang membuka kegiatan tersebut menekankan PLP merupakan proses berjenjang yang terdiri dari PLP 1 dan PLP 2. Keduanya dirancang saling terhubung sebagai bagian dari pembentukan kompetensi calon pendidik.
“Tujuan kegiatan membekali mahasiswa memberikan pemahaman teknis sebelum mereka turun untuk observasi lapangan di tahapan PLP 1 dan untuk Persiapan Memberikan pengalaman awal di lingkungan sekolah sebagai dasar sebelum melangkah ke tahap PLP 2,” ujar Ulfa.
Ia menjelaskan, PLP 1 difokuskan pada penguatan pemahaman awal mahasiswa terhadap dinamika pembelajaran di sekolah. Mahasiswa tidak hanya diminta melakukan observasi secara administratif, tetapi juga mampu membaca proses pembelajaran secara lebih mendalam, termasuk memahami alasan guru memilih pendekatan tertentu dalam mengajar.
Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan yang lebih matang saat berada di lapangan, sekaligus memperoleh pengalaman awal yang dapat memperkaya perspektif mereka tentang praktik pendidikan sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.(Winang/Mg-Gopos)








