GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Walikota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa demo yang direncanakan oleh sejumlah pihak, termasuk yang berkaitan dengan Polemik Bank BTN, hanya dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk kepentingan tertentu.
Isu yang menjadi sorotan adalah pemotongan gaji rekening sepihak ASN Kota Gorontalo yang diduga dilakukan oleh BTN. Menurut Adhan, masalah tersebut tidak seperti yang dipahami oleh masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan olehnya saat dikonfirmasi pada Selasa malam (7-4-2026).
“Saya menyetujui demo, namun materi demonya harus jelas,” tegasnya.
Adhan menilai beberapa aksi demo yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini merupakan ‘pesanan’ dan tidak mencerminkan aspirasi masyarakat yang murni.
“Patut diduga ada yang menunggangi, saya curiga seperti itu,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya bagi para pendemo untuk memahami isu yang akan diangkat, bukan sekadar menerima pesanan dari pihak tertentu.
“Yang terjadi ialah pemotongan hutang ASN alias membayar hutang. Memalukan jika ASN tidak membayar hutang, dan saya menginstruksikan juga ASN untuk membayar hutang, itu dasarnya, dan itu sudah disepakati,” tutupnya. (Putra/Gopos)








