GOPOS.ID, GORONTALO – Penyalaan listrik 24 jam di Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, dinilai menjadi bukti nyata perjuangan menghadirkan pemerataan energi hingga ke wilayah kepulauan.
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hj Yeyen Sidiki, S.H., S.E., M.M., mengatakan elektrifikasi Pulau Dudepo merupakan capaian yang patut diapresiasi, terutama proses menghadirkan listrik ke lokasi tersebut membutuhkan sinergi pemerintah, PLN, legislatif dan pemerintah daerah. “Tidak mudah membawa listrik ke wilayah kepulauan. Ada banyak aspek yang harus dipersiapkan. Karena itu kita harus memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mengawal proses ini,” katanya.
Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD I Partai Golkar Gorontalo ini mengungkapkan, terwujudnya listrik masuk ke Pulau Dudepo juga menjadi bukti perjuangan Anggota Komisi XII DPR RI Rusli Habibie dalam mengawal persoalan kelistrikan Gorontalo. Komitmen itu telah dimulai sejak Rusli Habibie menjabat Gubernur Gorontalo hingga saat ini duduk sebagai Anggota DPR RI.
“Alhamdulillah dari proses dan perjuangan yang panjang itu, masyarakat Dudepo akhirnya bisa menikmati listrik 24 jam,” ujar Yeyen.
Lebih lanjut Yeyen Sidiki menilai, elektrifikasi Dudepo juga menjadi contoh penting keberadaan kader Golkar di pemerintahan maupun legislatif yang bermuara pada kepentingan masyarakat. Partai Golkar saat ini memiliki kader yang berada di berbagai posisi strategis, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kondisi tersebut merupakan untuk membangun konektivitas kebijakan antara pusat dan daerah.
“Kader Golkar ada di berbagai lini. Ada Pak Rusli yang mengawal dari legislatif di pusat, ada Ibu Idah yang berada di pemerintahan daerah, dan ada juga kami di DPRD yang terus menyerap aspirasi masyarakat. Semua itu terkoneksi untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” tutur Srikandi Partai Golkar yang 3 periode di DPRD Provinsi Gorontalo itu.
Penyalaan listrik di Pulau Dudepo melengkapi capaian Rasio Desa Berlistrik (RDB) Provinsi Gorontalo menjadi 100 persen. Kehadiran listrik tersebut sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat pulau terhadap berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo ini mengatakan, persoalan energi memiliki dampak yang sangat luas terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, masuknya listrik ke Dudepo menjadi pintu masuk untuk mendorong pembangunan di berbagai sektor.
“Ini harus menjadi energi baru bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendidikan, memperbaiki pelayanan kesehatan dan mengembangkan sektor perikanan maupun ekonomi masyarakat,” ujar Yeyen Sidiki.(*)








