GOPOS.ID,GORONTALO—Program Studi Sarjana Terapan (D4) Promosi Kesehatan Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo resmi mencatat sejarah baru sebagai program studi vokasi kesehatan pertama di wilayah LLDIKTI XVI yang berhasil meraih predikat Akreditasi “Unggul”.
Status tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Pengurus LAM-PTKes Nomor: 1028/LAM-PTKes/Akr/Dip/XI/2025 tentang Status Akreditasi Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan Universitas Bina Taruna Gorontalo.
“Pencapaian ini merupakan tonggak penting bagi UNBITA dan membuktikan bahwa kampus kita mampu bersaing di tingkat nasional dengan standar mutu yang sangat ketat,” ujar Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman
Keberhasilan ini menegaskan kualitas pengelolaan akademik dan profesionalisme Prodi D4 Promosi Kesehatan yang dinilai unggul dalam berbagai indikator, mulai dari kurikulum, dosen, fasilitas, hingga rekam jejak penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Capaian ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi Gorontalo karena UNBITA menjadi pelopor di wilayah LLDIKTI XVI.
“Predikat Unggul yang diraih ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika yang bekerja konsisten memastikan standar mutu terpenuhi,” tambah Dr. Ellys
Ketua Program Studi D4 Promosi Kesehatan, Sry Ade Muhtya Gobel menjelaskan bahwa proses menuju akreditasi Unggul melalui serangkaian evaluasi mendalam serta asesmen lapangan dari LAM-PTKes yang telah menilai kekuatan program studi secara komprehensif.
“Ini bukan hanya pencapaian Prodi Promkes, tetapi kemenangan bersama keluarga besar UNBITA. Kami membuktikan bahwa prodi vokasi kesehatan mampu menjadi yang terbaik dan menjadi rujukan di kawasan Timur Indonesia,” tegas Ade Gobel
Rektor UNBITA menekankan bahwa keberhasilan menjadi prodi vokasi kesehatan pertama di LLDIKTI XVI yang meraih akreditasi Unggul menunjukkan kapasitas UNBITA untuk menjadi pusat pengembangan pendidikan kesehatan yang modern, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan daerah.
“Kami berkomitmen menjadikan Prodi Promkes sebagai motor penggerak peningkatan literasi dan perilaku kesehatan masyarakat di Gorontalo dan wilayah timur Indonesia,” ujar Dr. Ellys
Dalam pengembangannya, Prodi D4 Promosi Kesehatan akan memperkuat kurikulum adaptif berbasis kebutuhan dunia kerja, meningkatkan intensitas riset terapan, serta memperluas kemitraan dengan fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, dan lembaga profesi.
“Kami terus bergerak menyusun inovasi pembelajaran dan membuka peluang kolaborasi agar lulusan Promkes UNBITA selalu siap menjawab tuntutan zaman,” jelas Ade Gobel
Dengan capaian ini, UNBITA Gorontalo semakin memperkokoh posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang progresif dan berkomitmen kuat terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Ke depan, kami akan memastikan seluruh program studi UNBITA mengikuti jejak yang sama: berorientasi pada mutu, akuntabilitas, dan prestasi yang membanggakan,” tutup Dr. Ellys (Rama/Gopos)








