GOPOS.ID, GORONTALO — Fakultas Teknik dan Ilmu Kesehatan Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo menggelar kegiatan coaching kuliah praktek bagi mahasiswa yang akan diterjunkan ke lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (18/10/2025) di lingkungan kampus UNBITA dan dihadiri langsung oleh Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., serta Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Kesehatan, Nini A. Kiayi Demak, S.T., M.Si.
Dalam sambutannya, Dr. Ellys Rachman menyampaikan bahwa coaching ini merupakan langkah strategis universitas untuk memastikan kesiapan mahasiswa, baik secara mental, akademik, maupun etika kerja sebelum memasuki dunia profesional. Ia menegaskan bahwa kuliah praktek bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan profesionalisme mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa UNBITA tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga tangguh saat terjun langsung di lapangan. Melalui kegiatan ini, mereka dibekali etika kerja, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan adaptasi yang menjadi kunci keberhasilan di dunia industri dan kesehatan,” ujar
Ellys
Kegiatan coaching ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu Kesehatan yang akan melaksanakan kuliah praktek di berbagai instansi mitra, baik di sektor pemerintah maupun swasta. Selama kegiatan, mahasiswa mendapatkan pembekalan teknis, pelatihan komunikasi profesional, serta penekanan pada standar keselamatan dan etika kerja di lapangan.
Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Kesehatan, Nini A. Kiayi Demak, S.T., M.Si., menuturkan bahwa coaching merupakan tahap penting dalam membangun kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Ia menegaskan komitmen fakultas untuk menjaga kualitas pelaksanaan kuliah praktek agar sesuai dengan standar industri dan kebutuhan masyarakat.
“Kami tidak ingin mahasiswa turun ke lapangan tanpa bekal yang cukup. Melalui coaching ini, kami pastikan mereka memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai calon profesional di bidang teknik maupun kesehatan,” jelas Nini
Lebih lanjut, Ellys menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menyebut kuliah praktek sebagai bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang menghubungkan teori dengan realitas sosial.
“Melalui kuliah praktek, mahasiswa belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat. Ini adalah pengalaman berharga yang membentuk karakter dan kemampuan berpikir kritis mereka,” terangnya.
Dekan Fatek dan Kesehatan juga menambahkan, fakultas juga menyiapkan sistem pendampingan bagi mahasiswa selama pelaksanaan kuliah praktek. Setiap dosen pembimbing akan memantau langsung aktivitas mahasiswa agar kegiatan berjalan sesuai dengan standar akademik dan tujuan pembelajaran.
“Pendampingan ini penting agar mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga memahami nilai-nilai profesionalisme dan tanggung jawab sosial. Kami ingin mereka menjadi lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap bersaing,” ujarnya.
Melalui kegiatan coaching ini, UNBITA berharap mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu Kesehatan mampu menjadi representasi kampus yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Saya yakin mahasiswa UNBITA akan menjadi duta positif kampus, membawa semangat kerja keras, disiplin, dan inovasi di tempat mereka berpraktek,” tutup Ellys (Rama/Gopos)








