GOPOS.ID, GORONTALO – Pemilihan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo semakin dinamis dan berwarna seiring tampilnya calon rektor termuda, agresif dan inovatif. Ia adalah Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I.,M.M.,M.Si., sosok paling difavoritkan dalam Pemilihan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Dr. Luqmanul Hakiem terfavorit dalam Pilrek IAIN Sultan Amai Gorontalo berdasarkan hasil voting internal yang melibatkan 2.270 suara civitas akademika. Ia unggul 20,2% dibanding dengan 10 calon lainnya. Hasil ini menunjukkan kepercayaan besar sivitas akademika terhadap figur muda yang dikenal visioner dan berorientasi global tersebut.
Sebagai dosen dengan jabatan fungsional dan jenjang karir yang melesat, Dr. Luqman (sapan akrab Dr. Luqmanul Hakiem) digadang-gadang menjadi profesor termuda dalam bidang manajemen keuangan Syariah di Indonesia. Sahabat dan rekan kerja mengenalnya karena kesederhanaan serta memiliki visi kuat untuk membawa IAIN Sultan Amai menuju level internasional dengan berbasis nilai-nilai Islam dan kebangsaan. Bagi Dr. Luqman, internasionalisasi bukan sekadar program kerja, tetapi merupakan langkah strategis agar IAIN Sultan Amai mampu berkontribusi dalam percaturan akademik global tanpa meninggalkan akar keislaman dan budaya lokal.
“IAIN harus berani melangkah ke panggung dunia, membuka ruang kolaborasi internasional, dan menunjukkan bahwa Gorontalo mampu melahirkan intelektual Islam berkelas dunia dan berdampak pada masyarakat,” tegas pria kelahiran 1988 ini.
Komitmen tersebut sejalan dengan perjalanan akademik dan profesional Dr. Luqman yang impresif. Ia tercatat telah menjelajahi 35 negara dalam berbagai kegiatan akademik, penelitian, dan kolaborasi internasional. Dr. Luqman juga aktif sebagai pembicara dan presenter di sejumlah forum internasional, antara lain 10th I-iECONS di Mekkah Arab Saudi dan 12th FIFC di Istanbul Turki, serta kegiatan benchmarking antara IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan Universiti Malaysia Sarawak, Universiti Brunei Darussalam, dan Universiti Sultan Zainal Abidin Terengganu, Malaysia.
Selain dikenal sebagai akademisi menglobal, Dr. Luqman juga merupakan peneliti produktif dengan berbagai publikasi di jurnal bereputasi internasional terindek scopus dan jurnal nasional terakeritasi perinkat sinta. Ia juga menulis beberapa buku, di antaranya “Kinerja Pegawai Lembaga Keuangan Syariah Perspektif Religiusitas, Motivasi, Etika Kerja, dan Kepemimpinan Islam” serta “Pengantar Bisnis: Manajemen, Pembiayaan, Pemasaran, dan Operasional.”
Dalam bidang pengabdian dan kepemimpinan, Dr. Luqman aktif di berbagai organisasi strategis, seperti Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Gorontalo. Ia juga terlibat dalam Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) baik di tingkat wilayah maupun komisariat kampus. Bukti nyata kolaborasi kemitraannya adalah berhasil menghadiahkan hibah dana kebajikan umat dari Unit Usaha Syariah PT. Pegadaian yang nilainya hampir Rp1 miliar.
“Saat ini, IAIN kembali bersiap menerima hibah dari PT. Adira Dinamika Multi Finance melalui dana Abadi Umatnya yang sudah dijadwalkan penandatanganan MoUnya pada Senin, 13 Oktober 2025 di Jakarta. Pada November 2025 IAIN Gorontalo pun Alhamdulillah terpilih menjadi tuan rumah roadshow pasar modal syariah dari Bursa Efek Indonesia,” tuturnya.
Sebagai doktor ekonomi Syariah termuda di Kawasan timur Indonesia, kini, dengan rekam jejak akademik, reputasi internasional, dan jaringan kemitraan yang luas, Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna hadir sebagai figur yang tidak hanya membawa gagasan, tetapi juga harapan baru. Terpilihnya menjadi rektor merupakan sebuah bonus dari hasil usaha selama ini, yang terpenting baginya adalah berkontribusi gagasan dan tekat menjadikan IAIN Sultan Amai Gorontalo sebagai kampus Islam unggul, berdaya saing internasional, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.(*/gopos)








