GOPO.ID, KOTAMOBAGU – Layanan J&T Express Motoling, Minahasa Selatan, kembali jadi sorotan. Seorang konsumen, Tika Mamonto, meradang usai paket bernilai belasan juta rupiah tak kunjung dikirim dan justru mangkrak di gudang ekspedisi tersebut.
Tika mengungkapkan, paket yang seharusnya dikirim ke Bandung sejak 22 September 2025 hingga kini masih tertahan tanpa alasan jelas. “Ini sangat merugikan. Barang yang saya kirim ditaksir belasan juta rupiah. Kalau begini, saya akan tempuh jalur hukum,” ujarnya kepada media, Kamis (2/10/2025).
Lebih jauh, ia mengaku kesal lantaran komunikasi dengan pihak J&T Motoling semakin sulit. “Awalnya saya sabar, tapi lama-lama tidak bisa. Mereka susah dihubungi, alasan yang diberikan pun tidak jelas. Kalau tidak ada tanggung jawab, saya akan gugat,” tegas Tika.
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, pihak J&T Express Motoling enggan menjawab panggilan telepon maupun pesan singkat yang dikirim wartawan.
Kasus ini menambah panjang daftar keluhan masyarakat terkait layanan ekspedisi. Hingga berita ini diturunkan, pihak J&T Express Motoling belum memberikan keterangan resmi. (End/Gopos)








