GOPOS.ID – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji pejabat manajerial dan non manajerial. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati, Selasa (5/5/2026).
Sebanyak 97 pejabat dilantik dalam kesempatan tersebut. Rinciannya, 21 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, 30 pejabat Administrator, dan 9 pejabat Pengawas untuk kategori manajerial. Sementara itu, 37 pejabat lainnya merupakan pejabat fungsional atau non manajerial.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bagian dari proses pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain itu, langkah ini juga disebut sebagai strategi memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.
Ia juga menekankan bahwa seluruh keputusan dalam proses pelantikan telah melalui tahapan dan pertimbangan objektif, dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, kinerja, integritas, dan akuntabilitas.
Selain itu, langkah ini juga disebut sebagai strategi memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.
Ia juga menekankan bahwa seluruh keputusan dalam proses pelantikan telah melalui tahapan dan pertimbangan objektif, dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, kinerja, integritas, dan akuntabilitas.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjawab kepercayaan yang diberikan dengan menunjukkan kinerja optimal dan dedikasi tinggi.
Disiplin, kerja dalam satu komando, serta tanggung jawab profesional menjadi hal yang ditekankan dalam pelaksanaan tugas. Ia juga mengingatkan agar setiap amanah dijalankan dengan niat sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Setiap ASN harus mampu menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan. Sebab jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada negara tetapi juga kepada masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kerja sama yang solid antar perangkat daerah, menghindari ego sektoral, serta memperkuat koordinasi demi percepatan pembangunan. Para pejabat diminta untuk responsif terhadap kebutuhan masyarakat, bekerja cepat, tepat, dan berorientasi pada hasil.
Lebih lanjut, Sirajudini menekankan agar seluruh pejabat mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing, baik dalam kedisiplinan, etos kerja, maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap kehadiran pejabat yang baru dilantik dapat membawa energi baru dalam birokrasi yang lebih efektif, bersih, dan melayani.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur pimpinan DPRD Boltara, Ketua TP PKK Boltara Ening Sutrisni Lasena Adam, Sekretaris Daerah bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD, camat, serta rohaniawan.








