GOPOS.ID, MANADO – Usianya baru lima tahun, namun keberanian Yehuda Putra Taghulihi di lintasan renang mampu mencuri perhatian dalam Kejuaraan Renang Kelompok Umur Se-Indonesia Timur, Nusantara Sulut Swimming Club Swim Competition, di Manado, Sulawesi Utara.
Atlet termuda Pinguin Aquatic berasal dari Kota Gorontalo itu berhasil meraih Juara Umum I pada nomor 25 meter gaya dada papan dengan catatan waktu 35,25 detik.
Prestasi tersebut menjadi salah satu catatan membanggakan bagi Pinguin Aquatic Kota Gorontalo yang tampil dalam kejuaraan memperebutkan Piala Dankodaeral VIII di Kolam Renang Tirto Sagoro, Lantamal VIII Manado.
Kejuaraan tersebut diikuti 43 klub renang dari berbagai daerah di Sulawesi. Pinguin Aquatic menurunkan 18 atlet yang bersaing mulai dari kelompok umur pemula hingga senior.
Dari kategori perlombaan utama, para atlet Pinguin Aquatic berhasil mengoleksi 12 medali, terdiri atas dua medali emas, empat perak, dan enam perunggu.

Sementara pada kategori Juara Seri Kelas Pemula A, B, dan C, kontingen Pinguin Aquatic kembali menunjukkan performa positif dengan meraih 10 medali emas, empat perak, dan dua perunggu.
Capaian tersebut tidak hanya memperlihatkan kemampuan teknik para atlet, tetapi juga menjadi gambaran hasil pembinaan renang usia dini yang dilakukan Pinguin Aquatic Kota Gorontalo secara bertahap.
Penampilan Yehuda menjadi salah satu momen yang paling mendapat perhatian. Meski masih berusia lima tahun, ia mampu menunjukkan keberanian dan semangat berkompetisi ketika berhadapan dengan atlet seusianya.
Catatan waktu 35,25 detik yang dibukukannya pada nomor 25 meter gaya dada papan sekaligus mengantarkan Yehuda menjadi juara umum pertama pada nomor tersebut.
Bagi tim Pinguin Aquatic, keikutsertaan dalam kompetisi tidak semata-mata mengejar perolehan medali. Ajang tersebut juga menjadi ruang bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus membangun mental, disiplin, keberanian, teknik, dan kepercayaan diri sejak usia dini.
Prestasi para atlet di Manado tersebut tidak terlepas dari proses latihan yang terarah serta dukungan orang tua dan tim pelatih.
Pinguin Aquatic Kota Gorontalo ditangani oleh dua pelatih, yakni Adrian Mohamad dan Fredrik Taghulihi.
Ke depan, Pinguin Aquatic berkomitmen melanjutkan pembinaan secara berkelanjutan untuk melahirkan perenang-perenang muda Gorontalo yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga di pentas nasional. (isno/gopos)








