GOPOS.ID, GORONTALO – DPD Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Gorontalo resmi dilantik, Sabtu (14/2/2025) di Ballroom Hulonthalo. Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mendorong peran aktif Asosiasi Pendeta untuk terus menebar kebaikan serta menjaga harmoni sosial demi kemajuan daerah Gorontalo.
Pesan penguatan toleransi, pelayanan rohani, serta kolaborasi pembangunan daerah ini disampaikan Idah Syahidah saat menghadiri pelantikan DPD API Gorontalo. Dalam sambutannya, Idah Syahidah menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus API yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Ketua DPD API, Pendeta Theo Mose, M.Th.
Idah Syahidah mengatakan, peran pendeta dan pemuka agama tidak hanya sebagai pemimpin rohani umat, tetapi juga penjaga moralitas sosial serta penyejuk di tengah masyarakat. “Kehadiran organisasi keagamaan, diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga, membangun ruang dialog yang sehat, dan menjaga toleransi antarumat beragama demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan damai,” ujar Idah Syahidah.
Pada kesempatan itu, Idah Syahidah ikut memaparkan sejumlah agenda strategis yang akan dilaksanakan di Provinsi Gorontalo. Salah satunya pelaksanaan Penas KTNA yang direncanakan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 dan akan dihadiri sekitar 30.000 petani dan nelayan dari 37 provinsi di Indonesia. Kegiatan dipusatkan di GOR David-Tonny, Kabupaten Limboto, dengan area gelar teknologi pertanian dan perikanan seluas 8,7 hektare. Sekitar 6.000 homestay disiapkan bagi peserta dengan kisaran biaya sewa Rp160 ribu per orang per hari, termasuk makan pagi dan malam.
Selain itu, Gorontalo juga mendapatkan alokasi anggaran pusat sekitar Rp1,4 triliun untuk program hilirisasi industri peternakan ayam terintegrasi, khususnya di Kabupaten Gorontalo Utara yang mencakup pembangunan pabrik pakan, pemotongan ayam, gudang pembekuan, serta pengembangan bibit ternak di beberapa titik seperti Sumalata, Anggrek (dua lokasi), dan Topolito.
“Pemerintah juga menyiapkan program Sekolah Garuda di Gorontalo yang memberikan beasiswa penuh bagi siswa SMA, terbuka bagi semua agama, sebagai bagian dari visi peningkatan kualitas generasi menuju Indonesia Emas 2045. Sementara itu, hak siar Piala Dunia juga akan ditayangkan gratis melalui TVRI selama satu bulan mulai Juni,” urai Idah Syahidah.
Menutup sambutannya, Idah Syahidah mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pendeta dan tokoh agama, untuk terus memperkuat pembinaan moral generasi muda, pemberdayaan keluarga, serta semangat gotong royong. Ia berharap pelayanan yang tulus dari para pemuka agama dapat membawa dampak positif bagi masyarakat serta mendukung program pembangunan daerah. “Selamat bekerja dan berkarya bagi pengurus API Provinsi Gorontalo. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas pelayanan,” ujarnya. (Laila/Mg-Gopos)








