GOPOS.ID, GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menutup kalender tahun 2025 dengan sederet capaian membanggakan. Dalam konferensi pers capaian kinerja yang digelar di Rektorat UNG, Selasa (31/12/2025), Rektor UNG Prof. Eduart Wolok memaparkan berbagai prestasi yang mengukuhkan posisi UNG sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang terus berkembang di Indonesia.
Rektor Eduart mengungkapkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap UNG terus meningkat. Hingga akhir 2025, jumlah mahasiswa UNG tercatat mencapai 41.977 orang, mulai dari jenjang diploma, sarjana, profesi, magister hingga doktor. Mahasiswa tersebut berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.
“Ini menjadi bukti bahwa UNG semakin dipercaya sebagai tujuan pendidikan tinggi, tidak hanya di kawasan timur Indonesia, tetapi juga secara nasional,” ujar Prof. Eduart.
Dari sisi prestasi mahasiswa, sepanjang 2025 tercatat sebanyak 478 prestasi berhasil diraih pada tingkat regional, nasional hingga internasional. Capaian ini menunjukkan daya saing mahasiswa UNG yang semakin kuat di berbagai bidang akademik maupun non-akademik.
Pada aspek mutu pendidikan, UNG mencatatkan lompatan signifikan. Sebanyak 25 program studi telah meraih akreditasi Unggul. Selain itu, lima program studi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) serta Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) berhasil memperoleh FIBAA Quality Seal sebagai bentuk pengakuan akreditasi internasional.
Di bidang riset dan publikasi ilmiah, UNG menorehkan sejarah dengan memiliki dua jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus, yakni Jambura Law Review dan Jambura Journal of Biomathematics. Pencapaian ini menjadikan UNG sebagai perguruan tinggi dengan jumlah jurnal Scopus terbanyak kedua di kawasan Indonesia Timur.
Penguatan sumber daya manusia juga terus dilakukan. Hingga akhir 2025, UNG didukung oleh 1.054 dosen, mulai dari asisten ahli hingga guru besar, serta 513 tenaga kependidikan profesional.
Tak hanya itu, Kata Eduart kinerja institusi UNG juga mendapat pengakuan nasional. Pada ajang Anugerah Diktisaintek 2025, UNG meraih silver winner untuk kerja sama internasional terbaik, bronze winner penyelenggaraan SAKIP terbaik, bronze winner pengelolaan siaran pers, peringkat terbaik PTN-BLU dengan pagu anggaran terendah, serta predikat terbaik Riset dan Pengembangan Kosabangsa.
UNG juga kembali meraih predikat Badan Publik dengan kualifikasi “Informatif” pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025. Prestasi ini menjadikan UNG sebagai salah satu institusi yang meraih kualifikasi informatif selama tiga tahun berturut-turut.
Menurut Eduart, seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif civitas akademika UNG.
“Kami tidak hanya berjalan, tetapi berlari untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” tegasnya.
Dengan berbagai prestasi yang diraih sepanjang 2025, UNG menatap tahun 2026 dengan optimisme untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat, serta memperkuat perannya sebagai pilar kemajuan pendidikan di kawasan timur Indonesia. (Rama/Gopos)








