GOPOS.ID, GORONTALO – Sejak bulan ramadhan hingga saat ini total sudah 11 SPPG di Kota Gorontalo yang ditutup sementara.
Hal ini ditegaskan oleh Koordinator Wilayah MBG Kota Gorontalo, Indah Febriani Ali dikonfirmasi, Senin 4-5-2026.
Indah menegaskan alasan penutupan sementara dari ke 11 SPPG tersebut salah satu alasannya yakni karena adanya kejadian menonjol di salah satu SPPG di Kota Gorontalo yakni ditemukannya roti berjamur.Â
Selain itu 10 SPPG lainnya ditutup karena salah satu masalah utama yang dihadapi adalah terkait dengan perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Hingga saat ini, perbaikan tersebut belum selesai. Â
“Kemungkinan minggu depan sekitar tiga SPPG akan meminta untuk dibuka kembali setelah perbaikan selesai,” tegasnya diwawancarai.
Temuan yang cukup mencolok, yaitu penemuan roti berjamur dalam menu yang disajikan mengindikasikan adanya masalah dalam manajemen produksi dan pengendalian kualitas.
“Kelalaian pemesanan dari yayasan dan juga kelalaian dari Ka SPPG dalam menajemen untuk quality control,” ucapnya.
Sebagai koordinator wilayah penting untuk memastikan bahwa setiap pelanggaran yang terjadi dapat ditindaklanjuti dengan peringatan atau sanksi yang sesuai.
Koordinator diharapkan untuk melaporkan setiap temuan dan evaluasi langsung kepada pihak pusat untuk tindakan lebih lanjut. Penanganan yang tepat dan cepat diharapkan dapat mencegah terulangnya masalah serupa di masa depan.
“Kalau dari kami ada evaluasi jikalau ada sanksinya maka yang memberikan dari BGN Pusat langsung kami hanya melaporkan temuannya,” tandasnya.
Adapun 11 SPPG yang ditutup yakni
SPPG KOTA GORONTALO SIPATANA MOLOSIFAT U
SPPG KOTA GORONTALO SIPATANA TAPA
SPPG KOTA GORONTALO KOTA TENGAH LILUWO
SPPG KOTA GORONTALO KOTA SELATAN BIAWU
SPPG KOTA GORONTALO KOTA SELATAN LIMBA U DUA
SPPG KOTA GORONTALO KOTA SELATAN LIMBA U I
SPPG KOTA GORONTALO KOTA TENGAH WUMIALO
SPPG KOTA GORONTALO HULONTHALANGI TENDA
SPPG KOTA GORONTALO KOTA BARAT BULADU
SPPG KOTA GORONTALO KOTA TENGAH PULUBALA
SPPG KOTA GORONTALO KOTA TIMUR TAMALATE
(Putra/Gopos)








