No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Tekan Kelahiran Prematur, Jaga Asupan Gizi Ibu Hamil

Admin by Admin
Rabu 30 Januari 2019
in Ayo Germas, Gorontalo, Headline
0
14
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Salah satu penyebab anak mengalami stunting (kekerdilan), karena tingginya angka kelahiran secara prematur.

Untuk mencegah hal tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo mendorong agar asupan gizi ibu hamil harus dijaga untuk menghasilkan generasi cerdas penerus bangsa.

Hal ini terungkap pada dialog kesehatan dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional yang jatuh setiap tanggal 25 Januari itu. Mengambil tema ‘Bersama Membangun Gizi Menuju Bangsa Sehat’ dialog ini dihadiri Kepala Seksi Kesehatan Keluarga, Pengendalian Penduduk, KB dan Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Goporontalo, Syafiin S. Napu, serta Ketua DPD Persagi Provinsi Gorontalo Suryanto Soleman, SST di Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Rabu (30/1/2019).

Menurut Suryanto Suleman Ketua Persatuan Ahli Gizi Provinsi Gorontalo bahwa pihaknya terus mengkampanyekan pentingnya pemenuhan gizi masyarakat di Provinsi Gorontalo. Baginya, kasus stunting tak cuma berakibat Gizi Buruk, Gizi kurang, tapi juga Obesitas.

“Adapun pelaksanaan hari gizi Nasional akan difokuskan pada peningkatan pengetahuan masyarakat, terutama orang tua dalam memberikan asupan gizi, saat dalam kandungan maupun pada balita,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat, untuk gemar mengkonsumsi sayur dan buah yang sehat, dan gizi seimbang. “Agar tercipta sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas,” tuturnya.

Baca Juga :  Dorong Gerakan 100 Hari Penyelamatan Ibu Hamil: Promosi Kesehatan Jadi Kunci Utama

Baca juga : Dikes Provinsi Tangani Korban Banjir Boalemo

Sementara itu, disampaikan Syafiin Napu bahwa meski kelahiran pramatur menyebabkan anak menjadi stunting, namun tapi tidak semua kelahiran prematur akan mengalami stunting.

“Di tiap kegiatan posyandu ada kelas ibu hamil. Nah, di kelas ibu hamil ini terdapat petugas gizi yang memberikan edukasi kepada ibu-ibu hamil, apabila bayi terlahir BBLR (Berat badan lahir rendah) harus dipenuhi asupan gizinya dengan Asi ekslusif,” ucapnya.

Asi ekslusif penting untuk semua anak BBLR, sebab mengandung banyak gizi yang dibutuhkan bayi. Sehingga membantu penurunan kasus stunting.

“Pemberian sufor pada bayi akan berdampak pada pemenuhan gizi bayi dan balita. Kemarin kami telah menganalisa kematian bayi masih cukup tinggi di Gorontalo. Ternyata penyebab paling tinggi adalah prematur. Segera setelah bayi lahir lakukan pemberian ASI yaitu IMD (inisiasi menyusui dini),” tambahnya.

Menurutnya sejauh ini banyak tenaga kesehatan di kabupaten/kota melakukan gerakan timbang ulang untuk memastikan kembali lokus stunting sesuai riskesdas 2013 apa masih ada atau tidak.

Baca Juga :  Empat Hari Diawasi Imigrasi Gorontalo, WNA Asal Afsel Diperkenankan Pulang ke Jakarta

Dan seperti yang dilaporkan bahwa penurunan di Pohuwato semula 30an kasus sekarang tinggal 20an. Malah dari hasil TSG tahun 2017, kalau lokus stuntingnya hanya tiga daerah berdasar pada data pemantauan status gizi 2017. Terjadi peningkatan kasus di Kota dari kabupaten lokus.

Baca juga :Zona Integritas, RSUD Hasri Ainun Habibie Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi

“Ini yang kita telah sampaikan ke Dinas Kota untuk dievaluasi. Kemudian, pengaruh ekonomi dan lingkungan. Iya, sebab beberapa kali kita menemukan tingkat ekonomi keluarga dan lingkungan menyebabkan stunting tersebut,” jelasnya.

Lingkungan yang kurang bersih menyebabkan diare dan asupan gizi yang rendah, sehingga terjadi gizi buruk.

“Adapun langkah pemerintah untuk pencegahan kasus ini pada awal sebelum hamil pada waktu pencatatan pernikahan melalui KUA dan puskesmas. Dengan setiap calon pengantin akan dilakukan pencatatan pranikah bila sudah ada rekomendasi dari puskes,” paparnya.

Di puskesmas petugas memberikan suntikan TT. Bila calon pengantin tersebut diperiksa ada anemia, maka diperbaiki dulu gizinya. Baru setelah itu bisa menikah, sehingga ketika melahirkan nanti anaknya tidak stunting,” tandasnya. (ndi)

Tags: Ayo GermasCegah StuntingDinas KesehatanDinas Kesehatan GorontaloStunting
Previous Post

Gaji Belum Terbayar, Pegawai RS Toto Mogok Kerja

Next Post

DKPP Jatuhi Sanksi Peringatan Komisioner KPU Gorut

Related Posts

Gorontalo

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP Tahun 2026 

Kamis 15 Oktober 2026
Kandora Coffee, UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang dipimpin Arni Pabunga, membawa cita rasa kopi Toraja ke panggung perdagangan internasional melalui partisipasinya dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 14–18 Oktober 2026.
Gorontalo

Pertamina Bawa Kandora Coffee ke Trade Expo Indonesia 2026, Kopi Toraja Bidik Pasar Global 

Rabu 14 Oktober 2026
Gorontalo

Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

Rabu 14 Oktober 2026
Ida Rachmawati Budi Gunadi Sadikin saat meninjau Menara BGS di RSUD dr Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo di Limboto, Selasa (13/10/2026).
RSUD Ainun Habibie

Ida Rachmawati Tinjau Pembangunan Menara BGS RSUD Ainun Habibie Gorontalo

Selasa 13 Oktober 2026
Olis
Headline

LIRA Siapkan Laporan ke Mabes Polri soal Perdagangan Batu Hitam di Gorontalo, Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat

Selasa 13 Oktober 2026
Headline

Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

Selasa 13 Oktober 2026
Next Post

DKPP Jatuhi Sanksi Peringatan Komisioner KPU Gorut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Masyarakat Kota Gorontalo Minta Kasus Terhadap Walikota Dihentikan Polda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean BBM Tak Bisa Dijawab Hanya dengan Kalimat “Stok Aman”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kombes Petrus Silalahi Jabat Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Teddy Rachesna ke Bareskrim 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.