GOPOS.ID, MAKASSAR – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jeneponto, Bulukumba, dan Sinjai dalam kondisi aman dan mencukupi09:33:20 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sales Branch Manager Sulselbar II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, mengatakan distribusi BBM di ketiga wilayah tersebut berjalan optimal dengan pengawasan intensif.
“Berdasarkan pemantauan kami, stok BBM di SPBU wilayah Jeneponto, Bulukumba, dan Sinjai berada dalam kondisi aman. Penyaluran dilakukan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah,” ujarnya.
Ridho menjelaskan, peningkatan penyaluran dilakukan untuk mengantisipasi dinamika kebutuhan masyarakat. Di Jeneponto, realisasi penyaluran tercatat mencapai 124,1 persen untuk gasoline dan 96,2 persen untuk gasoil. Sementara di Bulukumba, penyaluran mencapai 120,2 persen untuk gasoline dan 93,8 persen untuk gasoil. Adapun di Sinjai, penyaluran tercatat 107,4 persen untuk gasoline dan 105,1 persen untuk gasoil.
Menurut dia, peningkatan aktivitas masyarakat dalam beberapa waktu terakhir turut memengaruhi dinamika pengisian di SPBU. Karena itu, penyaluran diperkuat guna menjaga keseimbangan antara suplai dan kebutuhan.
Pertamina juga terus melakukan pemantauan stok secara real-time serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar distribusi berjalan lancar. Penyesuaian suplai dilakukan secara fleksibel mengikuti pola konsumsi di lapangan.
Selain itu, pengawasan operasional di SPBU diperketat untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan, termasuk ketertiban antrean dan ketepatan sasaran distribusi BBM subsidi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan keandalan pasokan energi menjadi prioritas utama.
“Pertamina memastikan stok BBM tetap tersedia dan distribusi berjalan optimal di seluruh wilayah. Masyarakat diharapkan melakukan pembelian sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan agar distribusi tetap merata,” kata Lilik.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian di lembaga penyalur resmi guna mendapatkan harga sesuai ketentuan dan kualitas produk yang terjamin.
Jika terdapat kendala layanan atau indikasi pelanggaran, masyarakat dapat melaporkan melalui Pertamina Call Center 135,” ujarnya.
Pertamina menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan energi melalui penguatan distribusi, peningkatan pengawasan, serta koordinasi berkelanjutan dengan seluruh pihak terkait.(*/hasan/gopos)








