GOPOS.ID, GORONTALO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hj. Yeyen Sidiki, S.H., S.E., M.M., mengawal pelaksanaan pasar murah bersubsidi yang digelar Pemerintah Provinsi Gorontalo di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (31/7/2026). Kehadiran legislator dari Partai Golkar itu untuk memastikan program tersebut benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Yeyen mengatakan, pasar murah bersubsidi menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Karena itu, pelaksanaannya perlu dikawal agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
“Di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, kehadiran pasar murah bersubsidi tentu sangat membantu masyarakat. Untuk itu kami hadir mengawal agar manfaat dari kegiatan ini benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Yeyen Sidiki.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo itu menilai pasar murah merupakan langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama saat Gorontalo memasuki musim kemarau yang berdampak pada berkurangnya pasokan beberapa komoditas pangan sehingga memicu kenaikan harga.
“Program seperti ini perlu terus diperkuat sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat,” tegas Yeyen Sidiki.
Srikandi Golkar yang telah tiga periode di DPRD Provinsi Gorontalo itu juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk mendorong agar pasar murah bersubsidi tetap menjadi salah satu prioritas dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo.
“Ke depan kami akan terus mengawal program-program pro rakyat, salah satunya pasar murah bersubsidi, agar tetap menjadi prioritas dalam penyusunan program pemerintah dan APBD,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengungkapkan pelaksanaan pasar murah bersubsidi di Kecamatan Bone merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari daerah pemilihan Bone Bolango.
Menurut Gusnar, usulan tersebut lahir dari kepedulian para wakil rakyat terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi tekanan kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Oleh sebab itu ibu-ibu anggota DPRD yang hadir di sini, mereka juga yang turut mengaspirasikan pasar murah,” kata Gusnar saat membuka kegiatan.
Pasar murah bersubsidi menjadi salah satu program Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini juga diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah fluktuasi harga pangan.(*)







