GOPOS.ID, GORONTALO – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Gorontalo mengeluarkan pernyataan berkaitan dengan dugaan tindakan pengancaman kekerasan dan kerusakan yang terjadi di lingkungan Rumah Sakit Sitti Khadijah Gorontalo.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Gorontalo, dr. Moh. Isman Yusuf menyampaikan pernyataan sikapnya.
Dalam pernyataannya, IDI Provinsi Gorontalo mengecam keras setiap bentuk pengancaman, intimidasi, kekerasan, dan kerusakan yang terjadi di fasilitas layanan kesehatan. Hal ini mencerminkan komitmen IDI untuk melindungi tenaga kesehatan dan memastikan bahwa mereka dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan standar dan etika profesi.
Berikut adalah poin-poin penting dari pernyataan sikap tersebut:
Kecaman Terhadap Kekerasan: IDI menegaskan penolakan tegas terhadap segala bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan rumah sakit, yang dapat mengganggu pelayanan kesehatan.
Dukungan untuk Korban: IDI berkomitmen untuk memberikan dukungan dan pendampingan kepada dokter yang menjadi korban dalam menjalankan tugas profesinya..
Perlindungan Hukum: IDI meminta manajemen rumah sakit untuk memberikan perlindungan dan bantuan hukum kepada seluruh petugas yang menjadi korban kekerasan.
Proses Hukum yang Objektif: IDI mendukung proses hukum yang profesional dan objektif terhadap pihak yang melakukan tindak kekerasan, tanpa mendahului penetapan bersalah dari pengadilan.
Audit Internal: IDI meminta rumah sakit untuk melakukan audit atau evaluasi internal secara menyeluruh terhadap pelayanan pasien dan proses rujukan untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Klarifikasi Status Penjaminan: IDI meminta Lembaga Penjaminan Sosial Kesehatan (LPJS) untuk melakukan klarifikasi dan sertifikasi secara objektif mengenai status penjaminan pasien agar tidak menghambat pelayanan yang secara medis diperlukan.
Peningkatan Keamanan: IDI mendorong seluruh rumah sakit di Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan sistem keamanan dan perlindungan terhadap tenaga kesehatan, pasien, dan petugas rumah sakit.
Mekanisme Penyelesaian Masalah: IDI mengimbau masyarakat Gorontalo untuk menyelesaikan setiap keberatan terhadap pelayanan kesehatan melalui mekanisme yang sah dan bermartabat.
Keselamatan Pasien dan Tenaga Kesehatan: IDI menegaskan bahwa keselamatan pasien dan tenaga kesehatan adalah dua kepentingan yang tidak saling bertentangan, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu.
Pernyataan sikap ini disampaikan untuk menjadi perhatian bersama, menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan dalam pelayanan kesehatan.Â
IDI Provinsi Gorontalo percaya bahwa rumah sakit harus tetap menjadi tempat yang aman untuk mencari pertolongan, di mana dokter dan tenaga kesehatan dapat bekerja tanpa rasa takut.
Dengan demikian, pernyataan sikap ini menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas dan keselamatan dalam dunia kesehatan. (Putra/Gopos)






