GOPOS.ID, SINGAPURA – Siswa SD Brillikids Leadership School Gorontalo mendapat kesempatan istimewa mengikuti Singapore Invention Convention (SIC) 2025 yang dibuka di Temasek Polytechnic, Singapura. Tiga siswa yang berpartisipasi adalah Gibran Abdila Taha, Macayla Suraya Askana Hutagalung, dan Charlene Selena Wisang. Pada hari pertama kegiatan, mereka bergabung dengan penemu muda dari 11 negara dalam agenda Global Youth Invention Summit dan belajar langsung di laboratorium kampus tersebut.
Dalam sesi awal, para peserta mengeksplorasi tiga pusat inovasi: Chemical Engineering Lab, Digital Fabrication Advanced Manufacturing Centre, dan Aviation Research Centre. Ketiganya terlihat antusias saat melakukan eksperimen pembuatan sabun, mengamati perubahan zat, dan mengenal dasar proses kimia. Mereka juga mencoba merancang gantungan kunci 3D dan melihat langsung proses pencetakan menggunakan printer industri.

Di pusat riset penerbangan, para siswa dikenalkan pada teknologi drone dan simulasi kendali penerbangan. Pendekatan langsung seperti ini memberi mereka gambaran nyata tentang bagaimana ilmu pengetahuan digunakan untuk menjawab kebutuhan di dunia modern.
Kegiatan SIC 2025 dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Temasek Polytechnic, Aw Tuan Kee, dan dihadiri Tamu Kehormatan Prof Yaacob Ibrahim serta Xie Liping dari Raytheon Technologies. Para tamu mengapresiasi semangat para peserta muda yang dinilai membawa ide segar dan solusi kreatif untuk masa depan.
Bagi siswa SD Brillikids Leadership School Gorontalo, pengalaman ini menjadi langkah besar untuk mengenal dunia inovasi internasional. Mereka tidak hanya belajar di lingkungan kampus teknologi ternama, tetapi juga berinteraksi dengan penemu muda dari berbagai negara.

SIC 2025 memberi dorongan penting bagi generasi muda Indonesia, khususnya dari Gorontalo, untuk terus membangun kreativitas, rasa ingin tahu, dan keberanian mencoba hal baru dalam bidang sains dan teknologi. (adm01/goposid)








