GOPOS.ID, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan menjunjung tinggi integritas.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat (RVM), saat mewakili Wali Kota Kotamobagu dalam kegiatan Pengukuhan Forum Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Masa Bakti 2026–2030 di Wisma Negara Gubernur Bumi Beringin, Manado, Senin (21/9/2026).
Pengukuhan Forum PAKSI dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan korupsi melalui edukasi, sosialisasi serta penanaman nilai integritas di berbagai lapisan masyarakat.
Menurut RVM, keberadaan Forum PAKSI memiliki arti penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pemerintahan yang transparan dan bebas dari praktik korupsi.
“Pengukuhan Forum PAKSI menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk membangun budaya integritas, transparansi, dan pencegahan korupsi, sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” ujar RVM.
Ia menilai, para penyuluh antikorupsi memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai nilai-nilai integritas sekaligus mendorong langkah-langkah pencegahan tindak pidana korupsi.
RVM berharap gerakan antikorupsi dapat terus diperluas sehingga tidak hanya menjadi bagian dari upaya pembenahan di lingkungan pemerintahan, tetapi juga menjadi kesadaran bersama di tengah masyarakat.
Kehadiran Pemkot Kotamobagu dalam pengukuhan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan gerakan antikorupsi. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin bersih, transparan, akuntabel dan berintegritas. (Joe/Gopos)








