GOPOS.ID, GORONTALO – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ridwan Monoarfa meninjau sejumlah pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) penerima bantuan mesin dan peralatan produksi dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, Minggu (20/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang disalurkan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang menjadi sasaran serta memberikan manfaat terhadap perkembangan usaha mereka.
Ridwan mengatakan, hasil dialog dengan sejumlah pelaku IKM menunjukkan bantuan mesin dan peralatan produksi telah memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi kerja hingga pertumbuhan omzet usaha.
“Ukuran keberhasilan sebuah kebijakan bukan terletak pada besarnya anggaran yang dibelanjakan, tetapi pada perubahan nyata yang dirasakan masyarakat,” kata Ridwan.
Menurutnya, bantuan pemerintah akan memiliki arti ketika mampu mendorong pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan keluarga.
Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail telah menyalurkan bantuan mesin dan peralatan produksi senilai Rp2,825 miliar kepada 113 pelaku IKM.
Bantuan tersebut terdiri atas peralatan perbengkelan bagi 62 IKM, peralatan pangan untuk 27 IKM, serta peralatan kerajinan dan penjahitan bagi 24 IKM.
Ridwan menilai program tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Gorontalo.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam menerjemahkan aspirasi masyarakat menjadi program pembangunan.
“DPRD menyerap aspirasi masyarakat melalui reses dan berbagai forum dialog, sementara pemerintah menerjemahkannya menjadi program yang dapat dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujarnya.
Ridwan mengatakan hubungan DPRD dan pemerintah daerah harus ditempatkan sebagai kemitraan dalam koridor fungsi dan kewenangan masing-masing.
Menurut dia, fungsi pengawasan DPRD bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan program pemerintah berjalan sesuai sasaran dan setiap anggaran yang bersumber dari uang rakyat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Ia berharap penguatan sektor IKM dapat terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Sebab, sektor tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
“Program-program yang telah terbukti memberikan dampak positif harus dijaga keberlanjutannya dan terus ditingkatkan kualitasnya,” katanya.
Ridwan menambahkan pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, baik masyarakat, DPRD maupun pemerintah daerah.
“Ketika kolaborasi itu terjalin dengan baik, yang tumbuh bukan hanya angka-angka ekonomi, tetapi juga harapan dan kepercayaan masyarakat terhadap proses pembangunan,” katanya. (Isno/rls/gopos)








