No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Presiden Prabowo Berpidato Hari Pertama Sidang Umum PBB

Hasan by Hasan
Rabu 27 Agustus 2025
in Menyapa Nusantara
0
Presiden RI, Prabowo Subianto.

Presiden RI, Prabowo Subianto.

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, JAKARTA – Presiden RI, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan berpidato pada hari pertama Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) yang ke-80 di Markas PBB New York, Amerika Serikat, pada 23 September 2025.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menyebut PCO belum dapat memberikan keterangan apa-apa, dan mengajak masyarakat untuk menyimak langsung saat Presiden hadir langsung dan berpidato di Markas PBB.

“Presiden nanti dijadwalkan pidato di hari pertama, dan urutan ketiga pada tanggal 23 September,” kata Hasan Nasbi menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui di Kantor PCO, Jakarta, Selasa (26/8) malam.

Presiden Prabowo, jika nantinya terbang ke New York, September, akan menjadi Presiden RI pertama yang kembali berpidato dalam Sidang Majelis Umum PBB di Markas PBB, New York, AS, dalam 10 tahun terakhir.

Presiden Ke-7 Joko Widodo, dalam 10 tahun kepemimpinannya, memilih tidak menghadiri secara langsung Sidang Majelis Umum PBB, dan mendelegasikan menteri luar negeri saat itu, Retno L. P. Marsudi, untuk berpidato mewakili Indonesia.

Dalam Sidang Majelis Umum Ke-80 PBB pada September mendatang itu, Presiden Prabowo dijadwalkan berpidato pada urutan ketiga setelah Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva, dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca Juga :  Internet Terjangkau Tanpa Serat Optik, Pemerintah Dorong Keadilan Digital

Dino Patti Djalal, eks wakil menteri luar negeri dan eks duta besar RI untuk Amerika Serikat, kepada wartawan di Jakarta, Senin (25/8), menilai urutan ketiga yang diberikan kepada Indonesia dalam sesi pidato saat Sidang Majelis Umum PBB itu memiliki bobot diplomatik yang signifikan.

“Pertama, konteks bobot diplomatiknya, ini belum pernah terjadi, Presiden Indonesia bicara nomor 3. Kalau nomor 1 pasti Amerika, nggak bisa diubah. Nomor 2-nya pasti Brazil, karena itu udah deal-nya. Jadi siapa setelah itu, tahu-tahu Indonesia. Ini suatu hal yang luar biasa, kehormatan yang luar biasa,” kata Dino Patti Djalal.

Dia kemudian meyakini pidato Presiden Prabowo itu dinanti-nantikan oleh negara-negara anggota PBB lainnya, karena Indonesia, yang menganut posisi bebas aktif dan non-blok, dekat dengan negara-negara Barat, tetapi juga menjadi bagian dari Global South, dan juga dekat dengan negara-negara Timur.

“Kita kan kakinya di mana-mana. Jadi, apa yang disampaikan Presiden Prabowo nanti akan banyak dilihat orang, apalagi sekarang ini kan kita lihat antara Barat dan BRICS, antara Amerika dan Tiongkok, Indo-Pasifik sekarang lagi banyak guncangan, multilateralisme sedang lemah sekali. Amerika keluar dari berbagai badan multilateral itu membuat multilateralisme underperform​​​​​​​,” ujar Dino Patti Djalal.

Baca Juga :  Infografik: Penyaluran Dana Bergulir

Oleh karena itu, dia pun berharap Presiden Prabowo dapat memberi masukan kepada negara-negara anggota PBB mengenai tatanan dunia ke depan, dan penekanan terhadap multilateralisme. “Saya kira pidato Beliau di PBB nanti akan sangat diperhatikan orang, dan mempunyai nilai strategis yang besar,” kata Dino.

Sidang Majelis Umum Ke-80 PBB dibuka pada 9 September 2025, dan berlangsung hampir sebulan. Dua bulan sejak acara pembukaan, sesi Debat Umum Tingkat Tinggi, yang merupakan rangkaian Sidang Majelis Umum Ke-80, digelar pada 23 September 2025. Dalam sesi debat tingkat tinggi itu, pemimpin-pemimpin negara anggota secara bergantian berpidato di General Assembly Hall, Markas PBB New York.

Sesi debat itu berlangsung pada 23 September 2025 sampai dengan 27 September 2029, dan berlanjut pada 29 September 2029. Rangkaian Sidang Majelis Umum Ke-80 PBB berlangsung hingga 30 September dengan agenda terakhir Konferensi Tingkat Tinggi tentang Situasi yang dialami Muslim Rohingya dan Minoritas Lainnya di Myanmar.(Antara/gopos)

Tags: Menyapa NusantaraPBBPresiden Prabowo
Previous Post

P4MI Sinyalir Agus Berangkat ke Kamboja Pakai Visa Wisata

Next Post

Polemik Rumah BUMN Kotamobagu: UMKM Binaan Vs Koordinator, Gara-Gara Berita Kritis

Related Posts

Menyapa Nusantara

Infografik: 65 Kampung Nelayan Merah Putih Rampung Dibangun

Kamis 7 Mei 2026
Hasil panen kelapa di Gorontalo.(ilustrasi/istimewa)
Menyapa Nusantara

Menata Komoditas Menuju Pasar Berkeadilan

Rabu 6 Mei 2026
Menyapa Nusantara

Infografik: Tiga Pesawat Rafale Siap Jaga Langit Indonesia

Jumat 1 Mei 2026
Panen padi unggul hasil mutasi iradiasi teknologi nuklir BRIN di Subang beberapa waktu lalu menjadi sinyal mulai berkembangnya solusi bagi ancaman krisis pangan. (ANTARA/HO-BRIN)
Menyapa Nusantara

Dari Laboratorium ke Sawah: Inovasi Nuklir Hasilkan Padi Unggul di Subang

Kamis 30 April 2026
Menteri Perdagangan Budi Santoso. ANTARA/HO-Kemendag
Menyapa Nusantara

Kemendag Terbitkan Aturan Baru Pembatasan Impor Komoditas Pertanian

Kamis 30 April 2026
Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia dalam pertemuan bersama pemerintah daerah di Banda Aceh. (Foto: Antara)
Menyapa Nusantara

Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak untuk Atur Pendanaan dan Cegah Korupsi

Selasa 28 April 2026
Next Post

Polemik Rumah BUMN Kotamobagu: UMKM Binaan Vs Koordinator, Gara-Gara Berita Kritis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono didampingi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

    Gorontalo Bersiap Sambut Presiden Prabowo, 1.700 Personel Gabungan Disiagakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kampung Nelayan yang Akan Diresmikan Prabowo Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampung Nelayan di Leato Selatan Jadi yang Pertama Dikunjungi Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terkini KNMP Leato: Pengamanan Diperketat Jelang Kunjungan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantor Cabang BTN Gorontalo Terima Kunjungan Anggota DPR RI, Rachmat Gobel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.