No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Pohon Pelindung di Kota Gorontalo Terus Ditebang

Admin by Admin
Jumat 15 November 2019
in Gorontalo, Headline
0
1
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Wilayah Kota Gorontalo terasa makin gersang. Pohon-pohon pelindung yang dulunya berjejer di tepi jalan, kini hilang ditebang. Ironinya dengan dalih pembangunan infrastruktur, semangat Pemkot Gorontalo untuk menebang pohon tak kunjung kendur.

Salah satu contoh teranyar penebangan pohon di Jl. Madura, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Jumat (15/11/2019). Sebuah pohon mangga berusia 40 tahun, yang tadinya berdiri tegak, kini berubah menjadi gelondongan. Pohon tersebut ditebang lantaran proyek pelebaran Jl. Madura—yang sempat terhenti lebih kurang 2 tahun—akan kembali dilanjutkan tahun ini.

Penebangan pohon mangga yang rimbun itu dilakukan lantaran keberadaannya dianggap mengganggu pelaksanaan pekerjaan. Yakni berada di dalam areal badan jalan, yang masuk dalam pekerjaan jalan.

Informasi yang dirangkum gopos.id, penebangan pohon mangga tersebut sempat menuai penolakan oleh warga setempat, dan Forum Kota Hijau (FKH) Kota Gorontalo. Alasannya penebangan pohon mangga yang ada itu dinilai merupakan upaya perusakan lingkungan hidup.

Pohon mangga berusia 40 tahun yang ditebang pemerintah kota Gorontalo untuk keperluan pelebaran jalan. (foto Aldi /gopos)

Selain itu warga menilai keberadaan pohon yang memiliki tinggi sekitar 10 meter itu memberi manfaat. Antara lain sebagai pohon pelindung, serta tempat warga berjualan. Mulai dari gorengan, nasi kuning hingga premium eceran.

Baca Juga :  Pembatasan Akses Jalan di Kota Gorontalo Sampai 5 April 2020

“Kawasan pohon ini seolah sudah menjadi pusat destinasi kuliner khususnya pagi untuk warga. Akan tetapi pohon tersebut sudah ditebang,” ucap warga sekitar.

Baca juga: Gorontalo Utara Diguncang Gempa Magnitudo 4,4

Komunikasi dan negosiasi rencana penebangan pohon berlangsung cukup alot. Namun pada akhirnya penebangan pohon dilakukan. Langkah itu dilakukan berdasar hasil pertemuan yang digelar Pemerintah Kecamatan Kota Tengah. Pihak Pemerintah Kecamatan Kota Tengah menyatakan, dalam rapat masyarakat di sekitar pohon mangga telah setuju ditebang. Bersamaan dengan itu, Dinas PU Kota Gorontalo juga turut mengeluarkan pertimbangan teknis tentang keberadaan pohon mangga yang terletak di tengah jalan.

Pohon yang dikuliti hingga mati di Kecamatan Kota Barat. (foto Rosyid)

“Sudah dilapor ke DLH, jadi langsung diperintahkan untuk ditebang,” ucap Udin, salah seorang pekerja penebang pohon saat ditemui gopos.id.

Kejadian penebangan pohon pelindung di tepi jalan bukan kali pertama terjadi di Kota Gorontalo. Di beberapa wilayah, penebangan pohon ikut terjadi. Selain ditebang, ada beberapa pohon pelindung yang sengaja dimatikan. Caranya antara lain dilakukan dengan mengupas kulit batang pohon tersebut.

Baca Juga :  11 November Pendaftaran, Pemerintah Buka 152.250 Kouta CPNS 2019

Sementara itu dikutip dari 60dtk.com bahwa jumlah pohon besar yang telah ditebang di Kota Gorontalo sejak pembangunan pelebaran jalan sudah sejumlah 20-an pohon. “Pohon yang ditebang selama pelebaran jalan belum ada jumlah yang pasti. Yang jelas, sepanjang jalan Rambutan dan Durian, juga pohon yang ada di sini di jalan Madura, dan belum lagi yang dikuliti sekitar 20an pohon yang ditebang.

“Data pohon yang ditebang itu di akumulasi dari tahun 2016 atau sejak dimulainya proyek pelebaran jalan di Kota Gorontalo,” papar Sri Sutarni Arifin, anggota Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Gorontalo. 

Ditempat berbeda, Plt Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, Meidy Silangen apa yang dilakukan pemerintah Kota Gorontalo sudah sesuai mekanisme.

“Ada kajian teknisnya yang menjadi alasan sampai pohon itu ditebang,” singkat Meidy melalui pesan WhatsApp. Meidy kemudian melampirkan kajian teknisnya yang mencantumkan beberapa hal. Baca di bawah ini.

 

S(andi/aldy/gopos)

Tags: Kota GorontaloPemkot GorontaloPenebangan Pohon
Previous Post

‘Gaspol Uti’ Cara KPU Kab Gorontalo Sosialisasi Hingga Kalangan Bawah

Next Post

Banyak Tebang Pohon, Pemkot Dinilai Tak Peduli Program Kota Hijau

Related Posts

Gorontalo

IDI Gorontalo Kecam Dugaan Tindakan Kekerasan di RS Sitti Khadijah

Minggu 13 September 2026
Rekaman CCTV.
Gorontalo

Tak Hanya Aniaya Dokter, Aksi Jefry Taha Rusak Fasilitas Rumah Sakit Sitti Khadijah Terekam CCTV

Minggu 13 September 2026
Lokasi warung remang-remang tempat ditemukannya NU meninggal dunia, Sabtu (12/9/2026) (Istimewa)
Gorontalo

Lelaki Asal Gorontalo Utara Meninggal Usai Berhubungan di Warung Remang-remang Pohuwato

Minggu 13 September 2026
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail (tengah karawo hijau), bersama Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah (kiri Gubernur Gorontalo), Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Bambang Setya Permana (5 dari kanan) bersama unsur Forkopimda serta Bupati/Wali Kota se-Gorontalo membunyikan Polopalo menandai pembukaan  Harfest 2026, Sabtu (12/9/2026).(Haris/Diskominfo Provinsi Gorontalo)
Gorontalo

Harfest Jadi Penggerak Kolaborasi dan Inovasi Ekonomi Kreatif

Sabtu 12 September 2026
Fireball in the evening sky over the fields. Bright shooting star. Meteor illuminates the starry sky. (Ilustrasi)
Gorontalo

Penjelasan BMKG Terkait Fenomena Kilatan Cahaya dan Dentuman di Gorontalo

Sabtu 12 September 2026
Gorontalo

Insiden RS Siti Khadijah, PJS Gorontalo Tegas: Profesi Wartawan Bukan Tameng Arogansi

Sabtu 12 September 2026
Next Post

Banyak Tebang Pohon, Pemkot Dinilai Tak Peduli Program Kota Hijau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Rekaman CCTV.

    Tak Hanya Aniaya Dokter, Aksi Jefry Taha Rusak Fasilitas Rumah Sakit Sitti Khadijah Terekam CCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lelaki Asal Gorontalo Utara Meninggal Usai Berhubungan di Warung Remang-remang Pohuwato

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjelasan BMKG Terkait Fenomena Kilatan Cahaya dan Dentuman di Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Gorontalo Soroti Dugaan Arogansi Oknum yang Mengaku Wartawan di RS Sitti Khadijah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dokter RS Sitti Khadijah Laporkan Jefry Taha yang Diduga Lakukan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.