No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

PETI Buyandi Ancam Masa Depan Ekologi, Warga: Hentikan eksploitasi, selamatkan bumi Buyandi

Taslim Mamonto by Taslim Mamonto
Senin 13 Oktober 2025
in Bolmong Raya
0
Oplus_131072

Oplus_131072

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, KOTAMOBAGU – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Buyandi, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, makin meresahkan. Sejumlah alat berat jenis ekskavator terlihat bebas beroperasi tanpa pengawasan resmi di area tambang yang hanya sepelemparan batu dari permukiman warga.

Pantauan di lapangan menunjukkan, ekskavator seolah “menari-nari” di lahan tambang, menggali tanah tanpa henti. Lubang-lubang besar menganga di mana-mana, meninggalkan bekas seperti luka terbuka di perut bumi. Debu tebal beterbangan, air sungai yang dulu jadi sumber kehidupan warga kini keruh dan nyaris tak bisa digunakan.

Baca Juga :  Suara Warga Lingkar Tambang Diperjuangkan, Rahman Salehe Pasang Badan

“Setiap hari suara mesin bikin kami tak bisa tenang. Air pun sudah tak bisa diminum,” keluh salah satu warga Buyandi yang enggan di catur namanya.

Kerusakan lingkungan menjadi kekhawatiran utama. Proses pengolahan emas yang menggunakan bahan kimia berbahaya seperti sianida dinilai bisa mencemari tanah dan air. Para pemerhati lingkungan menegaskan, jika dibiarkan, dampaknya bisa fatal bagi ekosistem dan kesehatan masyarakat.

“Sekali sianida masuk ke sistem air, butuh waktu lama untuk menghilangkannya. Ini bukan cuma soal tambang, tapi soal masa depan ekologi Buyandi,” Ujar Hendra Damopolii seorang pemerhati lingkungan.

Baca Juga :  Lingkungan Hancur, PETI Buyandi Makin Brutal dan Tak Tersentuh Hukum

Masyarakat kini mendesak pemerintah desa dan aparat penegak hukum bertindak tegas menghentikan aktivitas tambang ilegal tersebut. Mereka khawatir, jika dibiarkan, Buyandi akan kehilangan sumber air bersih dan menghadapi bencana ekologis di masa depan.

“Buyandi harus kembali tenang. Kami ingin anak cucu kami bisa menikmati alam tanpa racun dan kebisingan tambang,” tegas warga dengan nada penuh harap.

Aktivitas PETI di Buyandi kini menjadi simbol lemahnya pengawasan dan ketidakpedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. Suara warga pun menggema: hentikan eksploitasi, selamatkan bumi Buyandi.

Tags: Boltim
Previous Post

Pemda Kabgor Seleksi 53 Calon Camat, Tokoh Adat Turut Terlibat dalam Asesmen

Next Post

Alan Lahay Dukung Rencana Parkir Berlangganan di Kota Gorontalo: Lebih Efisien dan Transparan

Related Posts

Oplus_131072
Kotamobagu

Pesan Wenny Gaib di Hari Kartini: Perempuan Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa 21 April 2026
Kotamobagu

Disaksikan Weny Gaib, RSUD Kotamobagu Raih Penghargaan atas Capaian Kinerja 2024

Selasa 21 April 2026
Oplus_131072
Boltim

Kapolres Boltim: Tambang Ilegal Tak Akan Ditolerir, Kasus Segera Digelar

Minggu 19 April 2026
Kotamobagu

Wawali Rendy Fokuskan UMKM Kotamobagu ke Akses Modal Modern

Kamis 16 April 2026
Kotamobagu

Patroli Berujung Aksi Sosial, Polisi Bantu Bentor Mogok di Jalan Desa Moyag

Kamis 16 April 2026
Bolmut

Tragedi di Tambang Emas Boltara, Polisi Ungkap Tersangka

Kamis 16 April 2026
Next Post
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Gorontalo, Alan Lahay

Alan Lahay Dukung Rencana Parkir Berlangganan di Kota Gorontalo: Lebih Efisien dan Transparan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Terpopuler

  • Ilustrasi AI

    ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Nurdin Resmi Dilantik sebagai Sekda Boalemo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebahagiaan Selimuti Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo di Hari Kartini ke-147

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Pelayanan, RSUD Hasri Ainun Habibie Lakukan Penilaian Potensi Pegawai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HIPMI Gorontalo Bulat Rekomendasikan Afifudin Suhaeli Kalla Maju Ketua Umum BPP HIPMI 2026–2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.