No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Perubahan Iklim dan Geliat Ekonomi Masyarakat

Muhajir by Muhajir
Kamis 7 September 2023
in Perspektif
0
Dosen Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Ivan Rahmat Santoso, SEI.,MSI (dok. pribadi)

Dosen Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Ivan Rahmat Santoso, SEI.,MSI (dok. pribadi)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Oleh: Dr. Ivan Rahmat Santoso, SEI., MSI

Musim kemarau yang berlangsung beberapa saat ini cukup memberikan tekanan bagi masyarakat. Setidaknya penulis merasakan sendiri kondisi panas yang dirasakan beberapa hari ini. Masyarakat khususnya di Gorontalo cuaca panas mungkin sudah menjadi hal yang tidak asing lagi. Namun beberapa hari terakhir ini suhu panas ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo menginformasikan jika cuaca panas ekstrem akan berlangsung hingga akhir September atau awal Oktober 2023.

Dalam sudut pandang ekonomi musim kemarau yang berlangsung mempunyai efek positif maupun negatif pada sebagian kalangan masyarakat. Sisi positifnya cuaca panas menjadi peluang rezeki untuk meraup keuntungan bagi penjual minuman dingin, hal ini terbukti dengan menjamurnya para pedagang yang menjual produk penghilang dahaga tersebut baik di wilayah perkantoran, kampus maupun tempat umum.

Beberapa tempat makan yang menyajikan minuman dingin juga tidak luput dari para konsumen yang ingin bersantai. Sebagai contoh salah satu tempat yang terbilang baru dan selalu ramai yaitu raja es yang berlokasi  di jalan Nani Wartabone Kota Gorontalo. Tempat makan yang mempunyai menu utama minuman es tersebut selalu ramai dikunjungi beberapa hari terakhir ini.

Baca Juga :  Bentrok Dua Kelompok Pecah di Leato, Polsek Kota Timur Amankan Situasi

Dampak negatif dari musim kemarau bisa dilihat secara spesifik dari naiknya harga olahan pangan. Hal ini bisa dibilang merupakan suatu kewajaran dikarenakan musim kemarau yang panjang berakibat gagalnya panen beberapa hasil pertanian ataupun hasil yang didapatkan kurang maksimal akibat lahan kering dan sukar ditanami, hal tersebut dapat memicu kelangkaan bahan pangan yang mengakibatkan naiknya harga jual. Terlebih bagi petani yang memang menggantungkan hidupnya pada usaha tersebut. Keberhasilan pertanian berpengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat baik itu petani maupun usaha lainya.

Kesimpulannya musim kemarau yang berlangsung saat ini mempunyai dampak yang berbeda beda pada beberapa kalangan masyarakat, terlepas apakah itu bersifat positif maupun negatif, kondisi ini harus disikapi dengan bijak oleh masyarakat khususnya di daerah Gorontalo. Setidaknya ada beberapa hal yang harus menjadi bahan perenungan dan solusi bagi masyarakat menghadapi perubahan iklim:

pertama, khusus masyarakat yang berprofesi sebagai petani di bidang pengolahan pangan merupakan kelompok yang paling rentan terhadap perubahan iklim, upaya untuk meningkatkan adaptasi petani terhadap perubahan iklim terhambat oleh kurangnya informasi tentang bagaimana mereka mengalami dan merespons perubahan iklim. Untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim, petani dapat mengambil langkah-langkah adaptasi untuk mencapai ketahanan pangan, pendapatan dan penghidupan mereka.

Baca Juga :  Logo Halal ala Kemenag

kedua, bagi masyarakat umum salah satu cara termudah yang bisa dilakukan saat ini adalah dengan menghemat air. Ketika musim hujan tiba dan persediaan air melimpah, banyak orang yang lupa akan ada musim kemarau setelahnya. Jika tidak menghemat air, kemungkinan besar persediaan air akan semakin terbatas saat musim kemarau. Namun tentunya hal ini perlu dilakukan bersama-sama dengan banyak pihak agar kecukupan air di musim kemarau dapat terwujud.

Selain itu di beberapa lokasi yang rawan kekeringan tetap perlu waspada dan sebisa mungkin menghemat air. Masyarakat bisa melakukan konservasi sederhana, misalnya dengan menanam pohon dan melakukan resapan air agar pada saat musim kemarau kondisinya tidak kering. Mari sikapi kondisi iklim saat ini dengan bijak. Wallahu a’lam bish-shawab

Penulis adalah Dosen pada program studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo

Tags: Ekonomi masyarakatGorontaloMusim kemarauPerspektif
Previous Post

Mario Dandy Penganiaya David Ozora Divonis 12 Tahun Penjara

Next Post

Diperiksa KPK, Cak Imin Beber Tersangka Korupsi di Kemennaker

Related Posts

Perspektif

Evaluasi POLRI: Hentikan Abuse of Power dan Stop Tindakan Represif Oknum Polisi Terhadap Rakyat

Selasa 30 Juni 2026
Irwan Bempah saat menghadiri Penas Petani dan Nelayan Gorontalo
Perspektif

PENAS XVII Gorontalo : Lahirnya Gagasan Besar untuk Pertanian Indonesia

Kamis 25 Juni 2026
Perspektif

Alarm Revolusi: Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Saatnya Kita Semua Mengambil Sikap Tegas

Kamis 11 Juni 2026
Perspektif

Pancasila 1 Juni: Warisi Apinya, Bukan Abunya

Senin 1 Juni 2026
Perspektif

DPC GMNI Jakarta Timur Hadir Membuka Bantuan Hukum untuk Kaum Marhaen dan Kaum Marjinal

Kamis 28 Mei 2026
Perspektif

Di Balik Pengakuan Bersalah, Adakah Keadilan untuk Korban?

Rabu 20 Mei 2026
Next Post
Ketua Umum PKB yang juga Bacawapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat tiba di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (7/9/2023). [Suara.com]

Diperiksa KPK, Cak Imin Beber Tersangka Korupsi di Kemennaker

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Spanyol Melaju ke 8 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Kalahkan Portugal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arisan Fiktif Marak Lagi, Warga Gorontalo Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggota DPRD Dapil Tapa-Bulango Diskusi bersama Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Kapolres di Gorontalo Berganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Gorontalo Copot Lurah yang Abaikan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.