GOPOS.ID, MAMUJU – Kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Sulawesi Barat membutuhkan koordinasi antara penyedia energi dan pemerintah daerah. Untuk memperkuat kerja sama tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Senin (26/10).
Pertemuan itu menjadi ruang komunikasi untuk menyelaraskan kebutuhan di lapangan dan memperkuat koordinasi dalam menjaga kelancaran penyaluran energi kepada masyarakat.
Karakteristik geografis Sulawesi Barat yang beragam membuat koordinasi antarpihak menjadi salah satu aspek penting dalam distribusi energi. Melalui komunikasi berkelanjutan, perkembangan penyaluran BBM dan LPG dapat dipantau bersama, sehingga langkah penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi di masing-masing wilayah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan dukungan pemerintah daerah berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi dan kualitas pelayanan energi bagi masyarakat.
“Bagi Pertamina, sinergi dengan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam menjaga kelancaran penyaluran energi. Kami terus membangun komunikasi dan koordinasi agar kebutuhan masyarakat Sulawesi Barat dapat terlayani dengan baik. Melalui kerja sama ini, kami berharap berbagai tantangan di lapangan dapat ditangani secara bersama-sama sehingga distribusi energi tetap berjalan lancar,” ujar Lilik.
Selain memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memantau penyaluran BBM dan LPG serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi sesuai kondisi masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Barat.
Pertamina menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga kelancaran distribusi energi melalui kerja sama dengan pemerintah daerah serta pihak terkait. Penyaluran energi yang terjaga diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani selama 24 jam.(*/hasan/gopos)








