Gorontalo Hukum & Kriminal

Pencurian Sepeda Motor Marak, Ini Imbauan Polda Gorontalo

GOPOS.ID, GORONTALO – Kasus pencurian sepeda motor kembali marak di wilayah Gorontalo. Sejalan hal itu, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo mengimbau agar masyarakat lebih awas dan meningkatkan keamanan barang.

Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono mengemukakan, salah satu pemicu terjadinya pencurian khususnya kendaraan sepeda motor, adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga dan mengamankan barangnya.

“Untuk mencegah tindak pencurian yang utama adalah masyarakat bisa mengamankan barang-barang harta benda miliknya. Misalnya, di saat memarkir kendaraan menggunakan kunci ganda. Kalau dia meninggalkan rumah pastikan rumah dalam keadaan terkunci. Memberitahu ke tetangga atau Polisi setempat untuk membantu mengawasi apabila rumah itu ditinggalkan dalam waktu yang lama,” ujar Wahyu Tri Cahyono kepada gopos.id, akhir pekan lalu.

Baca juga: Commad Center Polda Gorontalo Bisa Deteksi Wajah

Lebih lanjut Wahyu Tri Cahyono mengatakan,  Polri juga terus berupaya melalui melakukan kegiatan preventif atau pencegahan. Tujuannya untuk agar terbangun kepekaan masyarakat terhadap lingkungan.

“Polri sudah melaksanakan kegiatan-kegiatan penyuluhan, pembinaan kepada masyarakat agar masyarakat bisa sadar. Kemudian bisa membangun kepekaan terhadap lingkungan sekitar bagaimana masyarakat bisa meningkatkan Pos Kamling, misalnya. Sehingga hal-hal yang merupakan tindak kejahatan itu bisa dicegah,” tutur mantan Kapolres Bone Bolango itu.

Baca juga: Tim Gabungan Satpol PP Sita 136 Botol Miras

Tidak hanya itu, melalui kegiatan patroli yang dilakukan, Wahyu menegaskan polri bisa mengurangi kegiatan kasus pencurian motor

“Secara preventif juga polri telah melakukan kegiatan patroli di tempat tertentu. Kemarin di polres Bone Bolango berhasil mengungkap kasus curanmor. Beberapa waktu lalu juga di Polres Pohuwato dan Polres Gorontalo. Artinya melalui langkah-langkah prefentif atau pencegahan polisi melalui patroli bisa mengurangi pertemuan antara niat dan kesempatan,” urai Wahyu Tri Cahyono.(muhajir/gopos)

Baca juga: Langgar Privasi Data, Facebook Didenda Rp70 Triliun

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *