GOPOS.ID, JEMBER – Penantian dua dekade akhirnya berbuah manis bagi tim kebanggaan daerah, Persid Jember, yang sukses menorehkan prestasi penting pada kompetisi Liga 4 Jawa Timur.
Tim ini memastikan posisi ketiga setelah menundukkan Persinga Ngawi dengan skor 4-1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Minggu (15/2/2026).
Sehari berselang, Gus Fawait menyambut langsung kedatangan tim di Hall Prajamukti, Pemkab Jember, sebagai bentuk kebanggaan atas perjuangan mereka.
Momen penyambutan itu menjadi simbol apresiasi sekaligus catatan sejarah baru sepak bola daerah setelah penantian panjang selama puluhan tahun akhirnya terbayar.
“Kami bangga atas perjuangan anak-anak Persid yang menunjukkan tekad luar biasa, prestasi ini menjadi kebahagiaan besar bagi masyarakat Jember,” kata Gus Fawait.
Sepanjang 14 pertandingan, mereka menjadi salah satu tim tak terkalahkan dan kini memastikan langkah menuju Liga 4 Nasional berkat konsistensi permainan impresif.
“Pemerintah daerah akan memprioritaskan dukungan pendidikan bagi pemain yang ingin melanjutkan kuliah, di mana pun kampusnya kami siap membantu,” tegas Gus Fawait.
Ia menilai prestasi olahraga harus dipandang setara dengan capaian akademik karena keduanya sama-sama membentuk kualitas generasi muda daerah.
Pemerintah juga mendorong penguatan manajemen serta kolaborasi lintas sektor agar klub mampu berkembang profesional dan mandiri ke depan.
“Alhamdulillah, hasil ini buah komunikasi solid antara yayasan, pelatih, manajemen, dan pemain,” ujar Ardi Pujo Prabowo.
Persiapan tim disebut hanya sekitar satu bulan, bahkan sebagian pemain masih dalam tahap seleksi ketika kompetisi dimulai.
Saat ini evaluasi terus berjalan dengan sekitar sembilan hingga sepuluh pemain mengikuti trial demi memperkuat kedalaman skuad menghadapi putaran nasional.
“Kami berharap Jember dipercaya menjadi tuan rumah Liga nasional, karena dampaknya besar bagi kebangkitan sepak bola daerah,” katanya.
Status tuan rumah diyakini akan menggerakkan UMKM lokal serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat selama penyelenggaraan kompetisi.
“Momentum ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga kebangkitan ekonomi masyarakat Jember, kami siap menyambut peluang besar tersebut,” katanya.(kur)








