No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Ombudsman RI Awasi Stok-Harga Beras di Gorontalo, Pemerintah Perlu Evaluasi Beras SPHP

Hasan by Hasan
Jumat 12 September 2025
in Gorontalo
0
Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika (tiga dari kanan) saat melakukan pengawasan harga beras di Pasar Sentral
Gorontalo.(Foto: Ombudsman Gorontalo)

Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika (tiga dari kanan) saat melakukan pengawasan harga beras di Pasar Sentral Gorontalo.(Foto: Ombudsman Gorontalo)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Anggota Ombudsman Republik Indonesia Yeka Hendra Fatika melakukan pengawasan lapangan terhadap ketersediaan pasokan dan harga beras di wilayah Gorontalo. Dari hasil pengawasan, Ombudsman menyarankan perlu mereview kembali kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, serta evaluasi dan perubahan mekanisme penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Pemantauan stok dan harga beras dilakukan Yeka Hendra mulai dari tingkat petani, penggilingan, pasar tradisional hingga gudang Perum Bulog. Ia menjelaskan, hasil pemantauan di tingkat petani dan penggilingan padi menunjukkan jika petani di Gorontalo rata-rata tidak menjual gabah kepada penggilingan padi maupun tengkulak, namun menjual beras secara langsung

“Petani memiliki stok beras yang cukup, dalam hal ini tidak ada masalah dalam isu produksi padi. Hasil temuan lainnya yaitu petani menjual beras kepada tengkulak, penggilingan padi, atau pedagang beras, rata-rata sebesar Rp15.000/kg,” kata Yeka, Kamis (11/9/2025).

Hal tersebut menunjukkan bahwa ongkos produksi usaha tani pada petani padi tidak sesuai dengan nilai harga eceran tertinggi (HET) beras yang ditentukan oleh Pemerintah.

Untuk hasil pemantauan di pasar tradisional, Yeka mengungkapkan, Ombudsman menemukan jika beras dijual secara curahan, tidak ada pengkategorian beras medium dan beras premium sebagaimana yang diatur oleh Pemerintah.

Harga beras ditemukan di atas HET beras yang telah ditentukan oleh Badan Pangan Nasional, berdasarkan fakta lapangan harga beras termurah senilai Rp13.500/liter atau Rp15.500/kg, dan harga beras termahal senilai Rp14.500/liter atau Rp16.500/kg.

Baca Juga :  Polres Bone Bolango Siagakan Ratusan Personel Sambut Kedatangan Anies Baswedan

HET beras untuk wilayah Gorontalo adalah Rp13.500/kg untuk beras medium dan Rp 14.900/kg untuk beras premium, sebagaimana Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional nomor 299 tahun 2025 tentang penetapan HET beras.

Harga beras di pasar kata dia mengalami kenaikan sejak bulan lalu, yaitu Rp1.500/liter untuk berbagai jenis beras.

“Pedagang kesulitan menjual Beras SPHP dari Pemerintah, karena terdapat perbedaan harga jual antara pedagang beras dengan instansi Polri dan TNI yang saat ini membantu Pemerintah dalam penyaluran beras SPHP dengan harga jual Rp60.000 untuk 5 kg, sedangkan pedagang beras menjual di harga Rp 62.500 untuk 5 kg,” tutur Yeka.

Menurut temuan Ombudsman, terdapat kejanggalan terhadap fluktuasi harga beras di Gorontalo, yaitu pada saat adanya panen lokal, harga beras mengalami kenaikan. Namun pada saat tidak ada panen, harga beras justru menurun.

“Untuk pemantauan di gudang Perum Bulog Cabang Gorontalo, stok beras di gudang beras Talumolo cukup baik ketersediannya dengan kualitas mutu yang masih dapat dijaga,” kata Yeka.

Stok beras yang ada di gudang sebanyak 2.531.184 kg, dengan rincian beras luar negeri sisa tahun 2024 sebanyak 1.835.834 kg dan beras dalam negeri sebanyak 695.350 kg.

“Target penyaluran beras SPHP sampai bulan Desember 2025 adalah sebesar 4.090.000 kg, namun Realisasi penyaluran beras SPHP baru sebesar 1.127.860 kg,” ucap dia.

Mitra Perum Bulog seperti rumah pangan kita (RPK), retail tradisional dan retail modern diwajibkan oleh Pemerintah untuk menjual beras SPHP di angka Rp62.500/ 5 kg atau Rp12.500/kg, namun hal ini berbeda dengan pengaturan HET beras yang telah ditetapkan sebesar Rp13.500/kg.

Baca Juga :  104 Personel Polda Naik Pangkat, Dua di Antaranya Dirreskrimum dan Karo SDM

Untuk kesimpulan dari pengawasan tersebut adalah, HET beras yang ditetapkan saat ini belum efektif dalam mengendalikan harga beras, karena fakta di lapangan menunjukan bahwa harga beras masih di atas HET. Selain itu, ongkos produksi usaha tani pada petani padi belum mencukupi jika harus mengikuti HET beras yang ada.

Selanjutnya, penyaluran beras SPHP belum efektif juga dalam mencapai target realisasi penyaluran beras oleh Perum Bulog. Fakta di lapangan menunjukan pedagang kesulitan menjual beras SPHP dari Pemerintah, karena terdapat perbedaan harga jual antara pedagang beras dengan Instansi Polri dan TNI yang saat ini membantu Pemerintah dalam penyaluran Beras SPHP dengan harga jual Rp 60.000/5kg, sedangkan pedagang beras menjual di harga Rp 62.500/kg.

Hal tersebut membuat beras SPHP yang berada di Pasar Tradisional kurang diminati oleh masyarakat dan lebih memilih membeli beras curahan di pasar tradisional.

Saran yang diberikan oleh Ombudsman yaitu Pemerintah perlu melakukan review kembali terhadap kebijakan HET beras. Selanjutnya yaitu Pemerintah perlu melakukan evaluasi dan perubahan mekanisme penyaluran beras SPHP.

Diantaranya penentuan harga beras SPHP dengan memastikan tidak ada pelaku usaha yang berpotensi dirugikan, penentuan kemasan beras (curah, kemasan, dll) yang menyesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan Masyarakat pada wilayah tersebut. (*/hasan/gopos)

Previous Post

RSUD Ainun Habibie Siapkan Layanan Kanker Terpadu di Gorontalo

Next Post

Warga Tingkohubu Suwawa Alami Luka 5 Jahitan di Wajah Diduga Akibat Dikeroyok

Related Posts

Gorontalo

Insiden RS Siti Khadijah, PJS Gorontalo Tegas: Profesi Wartawan Bukan Tameng Arogansi

Sabtu 12 September 2026
Gorontalo

PWI Gorontalo Soroti Dugaan Arogansi Oknum yang Mengaku Wartawan di RS Sitti Khadijah

Sabtu 12 September 2026
Gorontalo

IJTI Gorontalo Kecam Oknum Ngaku Jurnalis Ngamuk di RS Siti Hadijah

Sabtu 12 September 2026
APSI Gorontalo bekerjasama dengan UIN Sultan Amai Gorontalo menggelar PPA angkatan pertama di Provinsi Gorontalo, dimulai Jumat 11-13 September 2026
Gorontalo

APSI-UIN Sultan Amai Gorontalo Buka Pendidikan Advokat Angkatan Pertama

Sabtu 12 September 2026
comet star shining in a blue sky. (Ilustrasi)
Gorontalo

Warga Gorontalo Digegerkan Fenomena Kilatan Cahaya dan Suara Dentuman Keras

Sabtu 12 September 2026
Gorontalo

Pemberdayaan Perempuan Desa Langgula: Mengembangkan Usaha Olahan Cumi melalui Inkubasi Bisnis Sosial (Entrepreneurship Social)

Jumat 11 September 2026
Next Post
Harpin Halib warga Desa Tingkohubu Kecamatan Suwawa mengalami lima 5 Jahitan di bagian wajah karena diduga dikeroyok warga Bone Raya.

Warga Tingkohubu Suwawa Alami Luka 5 Jahitan di Wajah Diduga Akibat Dikeroyok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • comet star shining in a blue sky. (Ilustrasi)

    Warga Gorontalo Digegerkan Fenomena Kilatan Cahaya dan Suara Dentuman Keras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Haji Pepen Divonis 5 Tahun Penjara Korupsi Kanal Tanggidaa: Lebih Rendah Dari Tuntutan JPU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Gorontalo Soroti Dugaan Arogansi Oknum yang Mengaku Wartawan di RS Sitti Khadijah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Kadis PU Gorontalo Divonis 2 Tahun Penjara Korupsi Kanal Tanggidaa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditreskrimsus Polda Gorontalo Tangani 7 Kasus Dugaan Korupsi Dana PEN 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.