No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Naik ke 700 MDPL, Gus Fawait Pastikan Lansia Pelosok Jelbuk Tak Terabaikan

Alexa by Alexa
Senin 5 Oktober 2026
in Jember
0
Bupati Jember Muhammad Fawait saat home care mengunjungi lansia

Bupati Jember Muhammad Fawait saat home care mengunjungi lansia

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, JEMBER — Kunjungan Bupati Jember Muhammad Fawait ke Dusun Gujuran Timur, Desa Sucopangepok, Jelbuk, Minggu (4/10/2026), meninggalkan kesan mendalam. Di balik perbukitan Pegunungan Argopuro, terdapat warga lanjut usia yang hidup jauh dari pusat pelayanan kesehatan.

Dusun tersebut berada sekitar 700 meter di atas permukaan laut dan berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Bondowoso.

Akses menuju permukiman warga bukan perkara mudah. Jalan tanah yang sempit, licin, dan terjal membuat kendaraan kesulitan melintas. Rombongan Pemkab Jember akhirnya meninggalkan kendaraan dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju rumah warga.

Gus Fawait datang bersama jajaran organisasi perangkat daerah serta tim medis dari Puskesmas Jelbuk. Langkah demi langkah ditempuh menyusuri jalur perbukitan yang cukup ekstrem.

Perjalanan itu dilakukan untuk memastikan pelayanan pemerintah menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses.

Salah satu rumah yang didatangi dihuni pasangan lansia, Nenek Misti dan Mbah Buya. Keduanya menjalani hari tua dalam kondisi fisik yang terbatas di rumah sederhana berdinding bambu. Nenek Misti mengalami penurunan fungsi penglihatan dalam kesehariannya.

Sementara Mbah Buya harus menghadapi gangguan pendengaran yang membuat komunikasi menjadi tidak mudah. Kondisi tersebut membuat keduanya saling menopang dalam menjalani kehidupan di tengah keterasingan wilayah.

Kedatangan rombongan pemerintah membuat suasana rumah sederhana itu berubah. Wajah Nenek Misti dan Mbah Buya tampak lebih cerah ketika Gus Fawait bersama tenaga kesehatan tiba di depan rumah.

Gus Fawait kemudian duduk bersama keduanya tanpa jarak dan mendengarkan langsung keluhan yang disampaikan. Tim medis juga melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui kondisi pasangan lansia tersebut.

Selain kesehatan, kondisi tempat tinggal menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Pemkab Jember sempat menawarkan perbaikan rumah secara menyeluruh dengan membangunnya menjadi bangunan permanen. Namun, tawaran itu justru mendapat penolakan secara halus dari kedua penghuni rumah.

Baca Juga :  Lewat Bunga Desaku, Gus Fawait Dorong Pemerataan Layanan Publik di Jember

Misti dan Buya merasa rumah bambu tersebut sudah menjadi bagian dari perjalanan panjang kehidupan mereka. Mereka mengaku telah merasa nyaman dengan suasana rumah sederhana yang selama ini ditempati.

Pemkab Jember akhirnya memilih menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan dan kenyamanan pasangan lansia tersebut. Perbaikan tidak dilakukan dengan memaksakan konsep rumah permanen seperti yang ditawarkan sebelumnya. Lantai rumah yang masih berupa tanah akan diperbaiki menggunakan semen.

Langkah tersebut diharapkan membuat tempat tinggal mereka lebih aman sekaligus mengurangi rasa dingin dari lantai tanah. Beberapa bagian rumah juga akan diperbaiki agar kondisi bangunan lebih layak dan aman ditempati.

Pendekatan tersebut menjadi contoh bahwa bantuan pemerintah tidak selalu harus diberikan dalam bentuk yang seragam. Kebutuhan dan kenyamanan penerima manfaat menjadi pertimbangan dalam menentukan bentuk intervensi.

Gus Fawait juga memastikan pasangan lansia tersebut tetap mendapatkan perhatian setelah kunjungan selesai.

“Setiap bulan akan didatangi. Ini sudah didatangi selama tiga kali. Kondisi rumahnya kita perbaiki dan kesehatannya kita cek berkala,” ujar Gus Fawait.

Kunjungan itu sekaligus memperlihatkan tantangan pelayanan kesehatan di wilayah pelosok Jember. Jarak menuju fasilitas kesehatan menjadi persoalan serius bagi warga yang memiliki keterbatasan fisik.

Bagi lansia, perjalanan menuju Puskesmas tidak hanya membutuhkan biaya transportasi. Kondisi tubuh yang sudah melemah membuat perjalanan jauh menjadi hambatan tersendiri. Karena itu, program Homecare dirancang untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan.

Tenaga kesehatan tidak lagi hanya menunggu pasien datang ke fasilitas pelayanan kesehatan. Sebaliknya, petugas bergerak mendatangi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan secara langsung.

Baca Juga :  Diakui Wamenkes, Jember Jadi Pelopor Home Care dengan Cakupan Menyeluruh

Dalam kunjungan ke Gujuran, tim medis bahkan harus berjalan kaki menembus jalur perbukitan.

“Adanya Homecare ini untuk meminimalisir warga yang tidak bisa datang ke Puskesmas. Maka tim jemput bola, sampai naik jalan yang sangat terjal,” tutur Gus Fawait.

Bagi pemerintah daerah, perjuangan tenaga kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan tidak berhenti di pusat kota. Homecare diharapkan mampu menjadi jembatan bagi masyarakat pelosok yang selama ini menghadapi kendala geografis. Program tersebut juga menunjukkan bahwa akses kesehatan berkaitan erat dengan kondisi wilayah tempat tinggal warga.

Selain persoalan kesehatan, kunjungan tersebut menemukan persoalan lain yang membutuhkan perhatian pemerintah. Akses jalan menuju permukiman warga masih menjadi tantangan meskipun jalan kabupaten di kawasan tersebut sudah relatif baik. Konektivitas menuju desa dan dusun terpencil masih membutuhkan pembenahan secara bertahap.

Pemkab Jember berencana memberikan dukungan terhadap perbaikan jalan desa mulai tahun depan. Peningkatan akses diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga sekaligus mempercepat pelayanan pemerintah ketika terjadi kondisi darurat. Jalur yang lebih baik juga akan membantu tenaga kesehatan menjangkau masyarakat dengan lebih mudah.

Bagi warga Gujuran, kehadiran pemerintah di tengah keterbatasan akses menjadi pesan tersendiri. Mereka tidak hanya menerima pemeriksaan kesehatan dan rencana perbaikan rumah. Kunjungan tersebut juga memperlihatkan adanya perhatian pemerintah terhadap warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

Gus Fawait menegaskan pelayanan harus menjangkau masyarakat tanpa melihat kondisi geografis tempat mereka tinggal.

“Mudah-mudahan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bisa mulai kita terapkan dari Kabupaten Jember,” pungkas Gus Fawait.(kur)

Tags: Bupati JemberGus FawaitMuhammad Fawait
Previous Post

Komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam Memperkuat Sinergi dengan TNI

Next Post

Tersangka Pemilik 71 Jerigen Solar Bersubsidi Terancam Pidana Enam Tahun

Related Posts

Bupati Jember Muhammad Fawait usai rapat paripurna di kantor DPRD kabupaten Jember
Jember

Gus Fawait Siapkan Strategi APBD 2027, Fokus Kesehatan hingga Pengentasan Kemiskinan

Senin 5 Oktober 2026
HUT ke-81 TNI di Makodim 0824 Jember, Senin (5/10/2026)
Jember

HUT ke-81 TNI, Gus Fawait Soroti Sinergi Ketahanan Pangan di Jember

Senin 5 Oktober 2026
Bupati Jember Muhammad Fawait berama OPD dan Masyarakat usai melakukan dialog Pengelolaan Pasar Tanjung
Jember

Usai Dialog, Pemkab Jember Siapkan Kesepakatan Penataan Pasar Tanjung

Sabtu 3 Oktober 2026
Rekayasa lalulintas Pasar Tanjung
Jember

Dishub Jember Uji Coba Perubahan Arus di Jalan Diponegoro Mulai Senin

Sabtu 3 Oktober 2026
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember berama Bupati Muhammad Fawait.
Jember

Gus Fawait Siapkan APBD 2027 untuk Perluas Pembangunan hingga Desa

Jumat 2 Oktober 2026
Bupati Jember Muhammad fawait saat menerima kunjungan DPRD Jatim di pendopo Wahyawibawagraha
Jember

Komisi D DPRD Jatim Temui Gus Fawait, Bahas Jalan Provinsi hingga Tambang di Jember

Selasa 29 September 2026
Next Post
Penyerahan barang bukti solar bersubsidi ke Kejari Pohuwato, Senin (05/10/2026) (Istimewa)

Tersangka Pemilik 71 Jerigen Solar Bersubsidi Terancam Pidana Enam Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • KKP dan Kemedagri Beri Masukan Ranpergub Pengelolaan Gurita Sulawesi Tengah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejumlah Pamen dan Pama Polda Gorontalo Dimutasi, Berikut Daftarnya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Nurworo Danang: Eks Kasatgas MBG Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BKAD Gorontalo Konsultasi Evaluasi Perubahan APBD Kabupaten Boalemo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BKAD Provinsi Gorontalo Evaluasi Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.