No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

KKLP 2026 UNBITA Siap Menjangkau 9 Kecamatan, Hadirkan Program Berdampak untuk Kota Gorontalo

Ramos by Ramos
Rabu 24 Juni 2026
in Gorontalo
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) terus memperkuat orientasi pengabdian mahasiswa yang berdampak bagi masyarakat melalui pelaksanaan Coaching Kuliah Kerja Lapangan Produktif (KKLP) Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 20 Juni 2026 bertempat di Aula BKPSDM Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini menjadi tahapan strategis dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum diterjunkan ke sembilan kecamatan di wilayah Kota Gorontalo sebagai lokasi pelaksanaan KKLP yang dirancang terintegrasi dengan program pembangunan daerah, indikator kinerja perguruan tinggi, serta tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa KKLP tahun 2026 tidak lagi diposisikan sebagai kegiatan akademik rutin semata, melainkan sebagai instrumen nyata untuk menghadirkan kontribusi perguruan tinggi terhadap penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di tingkat masyarakat.

“KKLP harus menjadi ruang pembelajaran sekaligus ruang pengabdian yang menghasilkan dampak nyata. Mahasiswa tidak hanya hadir untuk mengamati kondisi masyarakat, tetapi juga dituntut mampu merancang dan melaksanakan program yang memberikan manfaat serta mendukung agenda pembangunan daerah,” ujar Dr. Ellys Rachman.

Pandangan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Gorontalo yang mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis kolaborasi. Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Dr. Ir. H. Ismail Madjid, M.TP., menilai bahwa kehadiran mahasiswa melalui KKLP dapat menjadi energi baru dalam memperkuat berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

“Pemerintah Kota Gorontalo menyambut baik pelaksanaan KKLP UNBITA karena mahasiswa memiliki potensi besar sebagai agen perubahan. Kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi pemikiran, inovasi, dan solusi terhadap berbagai kebutuhan pembangunan di tingkat kecamatan maupun kelurahan,” ungkap Ismail Madjid.

Baca Juga :  Dorong Kampus Aman dan Berkeadilan, Mahasiswa UNBITA Respons Kasus Kekerasan Seksual UI

Sebagai bagian dari proses persiapan, coaching yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada aspek teknis pelaksanaan program, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai karakteristik wilayah, kebutuhan masyarakat, tata kelola pemerintahan daerah, serta strategi penyusunan program kerja yang terukur dan berkelanjutan. Menurut Dr. Ellys Rachman, pembekalan yang komprehensif menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh peserta KKLP mampu bekerja secara profesional dan menghasilkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu memetakan potensi dan tantangan yang ada di lokasi penempatan. Karena itu, coaching menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat kapasitas, dan memastikan setiap program yang dilaksanakan memiliki orientasi pada dampak dan keberlanjutan,” jelasnya.

Pentingnya kesiapan tersebut juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Gorontalo. Ismail Madjid menegaskan bahwa program yang dirancang mahasiswa akan memiliki nilai tambah apabila disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.

“Kolaborasi yang baik dimulai dari pemahaman yang baik terhadap kondisi lapangan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memahami konteks sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat sehingga program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata,” katanya.

Pelaksanaan KKLP tahun ini juga dirancang untuk mendukung konsep Kampus Berdampak yang menjadi arah kebijakan pendidikan tinggi nasional. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa didorong untuk mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan praktik pengabdian yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, penguatan tata kelola pemerintahan, pemberdayaan ekonomi lokal, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

Dr. Ellys Rachman menjelaskan bahwa UNBITA ingin menjadikan KKLP sebagai wadah pembentukan karakter kepemimpinan sekaligus laboratorium sosial bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, bekerja sama, dan menyelesaikan persoalan nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga :  UNBITA-LLDIKTI Gelar Bimtek Penulisan Ilmiah bagi Lektor Kepala dan Guru Besar PTS

“Mahasiswa harus belajar menjadi problem solver. Mereka perlu mengembangkan kemampuan berkolaborasi, beradaptasi, dan menghasilkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Nilai inilah yang menjadi esensi utama dari pelaksanaan KKLP produktif,” tegasnya.

Dalam konteks pembangunan daerah, Ismail Madjid melihat bahwa keberadaan mahasiswa di sembilan kecamatan dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam menciptakan berbagai terobosan pembangunan yang berbasis data, partisipatif, dan berorientasi pada hasil.

“Kami berharap mahasiswa dapat menjadi mitra strategis pemerintah di lapangan. Kehadiran mereka dapat membantu mengidentifikasi potensi daerah, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta mendukung berbagai program yang sedang dijalankan oleh pemerintah kota,” ujarnya.

Lebih jauh, pelaksanaan KKLP 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan laporan akademik, tetapi juga melahirkan program-program unggulan yang mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Oleh karena itu, UNBITA menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, perangkat kecamatan, kelurahan, dan masyarakat selama proses pelaksanaan kegiatan berlangsung.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan mahasiswa memiliki nilai keberlanjutan. KKLP harus meninggalkan jejak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat bahkan setelah kegiatan ini berakhir,” ungkap Dr. Ellys Rachman.

Harapan tersebut diperkuat oleh Ismail Madjid yang menilai bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

“Pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi. Karena itu, kami mengapresiasi komitmen UNBITA yang terus mendorong mahasiswanya untuk hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat melalui program-program yang produktif dan berdampak,” pungkasnya. (Rama/Gopos)

Tags: KLP UNBITAUNBITA
Previous Post

Gorut Bercahaya, UNBITA Hadir Jadi Motor Kolaborasi Pembangunan Berbasis Akademik

Related Posts

Mentrans RI, M Iftitah Sulaiman Suryanagara.(F. RRI/Istimewa)
Gorontalo

Mentrans RI Pastikan Kunjungan ke Boalemo Dijadwalkan Kembali

Rabu 24 Juni 2026
Gorontalo

Puncak PENAS XVII Gorontalo: Presiden Prabowo Pacu Semangat Petani-Nelayan

Rabu 24 Juni 2026
Kepala Perum Bulog Cabang Gorontalo, La Ode Sulaiman
Gorontalo

PENAS Jadi Pemantik Kebangkitan Pertanian Modern

Rabu 24 Juni 2026
Gorontalo

Upiya Karanji Jadi Simbol Kebanggaan Gorontalo di PENAS XVII

Rabu 24 Juni 2026
Gorontalo

Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara Jadi Magnet di PENAS XVII Gorontalo

Rabu 24 Juni 2026
Gorontalo

Ratusan Siswa Antusias Sambut Kedatangan Prabowo Subianto

Rabu 24 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. (Foto. Istimewa/Screenshot google)

    Sherly Tjoanda Dikabarkan Hadir di PENAS XVII

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMGO Benarkan Video Viral Soal Beasiswa-KIP Kampus Negeri adalah Calon Mahasiswinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rum Ngaku Kecewa, Kunjungan Mentrans ke Boalemo Dibatalkan Mendadak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara Jadi Magnet di PENAS XVII Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UNG Kukuhkan 700 Lulusan pada Wisuda ke-61, Rektor Pesan Jadilah Agen Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.