GOPOS.ID, GORONTALO UTARA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara mencatat peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan. Hal itu tercermin dari hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Semester I Tahun 2026 yang menempatkan rumah sakit tersebut pada kategori “Baik” dengan nilai 85,46.
Survei IKM mengukur sembilan unsur pelayanan publik yang menjadi indikator penilaian kualitas layanan di rumah sakit. Hasil evaluasi menunjukkan masyarakat memberikan apresiasi positif terhadap pelayanan yang diterima, terutama pada kompetensi tenaga kesehatan dan petugas.
Direktur RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, dr. Mohammad Ardiansyah, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai langkah peningkatan mutu pelayanan yang dilakukan manajemen rumah sakit mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Meski demikian, ia menegaskan hasil tersebut bukan menjadi akhir dari upaya pembenahan, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Alhamdulillah, hasil IKM Semester I Tahun 2026 menunjukkan masyarakat memberikan penilaian yang baik terhadap pelayanan kami. Capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan dan pegawai untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, ramah, dan berkualitas,” ujar Ardiansyah.
Dari sembilan indikator yang dinilai, unsur kompetensi petugas mencatat nilai tertinggi sebesar 88,53, yang mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan tenaga kesehatan dan petugas dalam memberikan pelayanan.
Sementara itu, indikator kecepatan waktu pelayanan memperoleh nilai 84,68, sedangkan aspek sarana dan prasarana meraih skor 83,02. Kedua unsur tersebut akan menjadi fokus pembenahan agar mutu pelayanan kesehatan semakin optimal.
Menurut Ardiansyah, manajemen RSUD ZUS akan terus memperkuat fasilitas pendukung, meningkatkan efisiensi proses pelayanan, serta memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang cepat, nyaman, aman, dan sesuai standar pelayanan.
Ia juga menilai setiap masukan dari masyarakat memiliki peran penting dalam proses peningkatan kualitas layanan. Karena itu, seluruh hasil survei akan dijadikan bahan evaluasi untuk menyusun langkah-langkah perbaikan secara berkelanjutan.
“Kami tidak akan berpuas diri. Seluruh saran dan masukan masyarakat akan kami tindak lanjuti agar kualitas pelayanan terus meningkat dan tingkat kepuasan masyarakat dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” katanya.
Survei Indeks Kepuasan Masyarakat merupakan salah satu instrumen evaluasi pelayanan publik yang digunakan untuk mengukur kualitas layanan berdasarkan pengalaman langsung masyarakat sebagai pengguna jasa.
Bagi RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, hasil IKM Semester I Tahun 2026 menjadi landasan untuk terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan pasien dan keluarganya. (Isno/gopos)








