GOPOS.ID, GORONTALO – Suhu politik menjelang Musyawarah Daerah (Musyda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo diprediksi bakal memanas, namun langkah salah satu kandidat kuat justru dipastikan berjalan mulus.
Sinyal kuat ini datang dari kantor pusat, menyusul turunnya diskresi resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Diskresi DPP tersebut secara efektif memuluskan jalan Hendra Hemeto, eks Wakil Bupati Gorontalo, untuk kembali memimpin partai berlambang pohon beringin itu untuk periode ketiga kalinya.
Hendra tampak optimistis dirinya masih dipercaya oleh seluruh kader untuk menakhodai DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo. Optimisme Hendra bukan tanpa alasan. Ia mengklaim prestasi dan capaiannya selama memimpin adalah modal utama. “Selama saya memimpin dan menjadi Ketua DPD II, Golkar di Kabupaten Gorontalo terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun,” ujar Hendra.
Hendra lantas merujuk pada surat diskresi nomor B-484/DPP/GOLKAR/XI/2025. Ia menilai surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Jendral DPP, Muhammad Sarmuji, itu merupakan bentuk pengakuan DPP atas keberhasilannya membesarkan partai di tingkat lokal. Prestasi yang diunggulkan Hendra adalah lonjakan signifikan perolehan kursi Golkar di DPRD Kabupaten Gorontalo. Saat ia pertama kali menjabat, Golkar hanya meraup 6 kursi. Jumlah itu meningkat menjadi 7 kursi pada Pemilu 2019, dan puncaknya, naik lagi menjadi 9 kursi pada Pemilu 2024.
Tidak hanya sukses di level legislatif, Hendra juga menyinggung peranannya dalam pemenangan kontestasi kepala daerah. “Tidak hanya itu, saya juga turut mengawal dan membersamai perjuangan NKRI jilid II dan saat itu menang. Jadi ini merupakan bukti bahwa saya bukan pemimpin yang gagal, saya bekerja untuk partai. Kader-kader tidak mungkin melupakan itu,” pungkasnya memancarkan keyakinan atas loyalitas kader.(Abin/Gopos)








