GOPOS.ID, JEMBER – Kabupaten Jember kembali menjadi sorotan nasional melalui gelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Jember, Minggu (26/7).
Ajang busana berskala internasional itu menghadirkan pejabat negara, seniman, hingga tamu dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat citra Jember sebagai kota kreatif berkelas dunia.
Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana menyebut JFC membuktikan daerah mampu menciptakan karya yang diakui dunia tanpa harus berasal dari kota metropolitan.
“Kreativitas adalah kekuatan yang mampu membangun identitas, menggerakkan perekonomian, sekaligus memperkenalkan Indonesia ke mata dunia,” ujar Widiyanti saat memberikan sambutan.
Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan JFC selama lebih dari dua dekade menjadi contoh keberhasilan membangun identitas daerah melalui industri kreatif berbasis budaya.
“JFC menunjukkan bagaimana diplomasi budaya dapat memperkenalkan Indonesia secara efektif melalui karya visual yang memikat perhatian masyarakat internasional,” katanya.
Widiyanti menjelaskan, kiprah JFC telah melampaui batas nasional dengan tampil di berbagai panggung dunia, termasuk Times Square New York dan Singapore Chingay Parade.
Karnaval tersebut juga pernah berpartisipasi dalam Nice Carnaval di Prancis, KTT G20, ASEAN Summit, serta mengantarkan kostumnya meraih Best National Costume di ajang dunia.
“Prestasi ini membuktikan karya anak bangsa memiliki kualitas yang mampu bersaing dan mendapatkan pengakuan di tingkat internasional,” ungkapnya.
Selain membangun citra Indonesia, JFC dinilai memberi dampak ekonomi nyata melalui kunjungan wisatawan yang terus meningkat setiap penyelenggaraan.
Dalam tiga hari pelaksanaan, JFC disebut mampu menarik lebih dari satu juta pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara dari Jepang, Singapura, dan Australia.
“Pariwisata berkualitas bukan hanya soal jumlah wisatawan, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi bagi UMKM, pelaku seni, dan masyarakat lokal,” tutup Widiyanti.(kur)








