GOPOS.ID, GORONTALO – Sejumlah masyarakat suwawa mengungkapkan alasan mengapa sampai menggeruduk Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto.
Perwakilan Masyarakat Suwawa, Iskandar Alaina mengatakan awalnya pihak masyarakat dalam hal ini ingin bertemu sekaligus mengklarifikasi pernyataan Mikson Yapanto yang menyudutkan pihak penambang.
Iskandar menilai yang disampaikan Mikson di sosial media terkait hanya menyudutkan pihak penambang terkait kerusakan lingkungan dan sejenisnya.
“Awalnya kami mau bertemu dengan beliau di salah satu warung kopi di Kota Gorontalo namun yang bersangkutan mengundang kami di kantor DPW Nasdem,” kata dia diwawancarai di Polda Gorontalo, Jumat (28-11-2025).
“Kami ingin mengklarifikasi terkait pernyataan beliau di media sosial dan itu merugikan kami para penambang di Suwawa itu pemicu sampai kami ingin bertemu,” Sambung Iskandar.
Ia juga menyampaikan, terkait vidio yang beredar soal dugaan pemukulan itu tidaklah benar. Ia lantas membantah hal tersebut sebab yang terjadi tidaklah demikian.
Pria yang kerap di sapa Haji Kano itu menyampaikan, tidak ada niat pihaknya untuk melakukan kekerasan itu dan itu murni hanya tarik menarik tidak ada pemukulan terhadap Mikson Yapanto.
Saat bertemu di DPW, memang sempat terjadi adu mulut dan sedikit bersitegang namun tidak ada pemukulan.
“Tidak ada niat kami untuk melakukan itu (kekerasan) yang ada hanya tarik menarik, narasi soal tambang selalu merusak itu buat kamu sedikit marah,” kata dia.
Dia juga membantah soal isu penculikan dan membawa Senjata Tajam ke kantor DPW Nasdem terhadap Mikson Yapanto.
“Kami mengharapkan ini terkait pertambangan jangan semua di pandang dari sisi negatif seperti yang disampaikan Mikson Yapanto terutama soal pencemaran lingkungan,” kata dia.
Ia menyampaikan alasan Mikson turun ke wilayah pengolahan tambang karena mendapatkan informasi soal adanya tambang yang merusak lingkungan itu dari seorang LSM dan masyarakat.
“Kami merasa masalah kami sudah selesai ketika di DPW Nasdem namun ternyata kami dilaporkan dan kami akan hadapi semuanya,” tandas Haji Kano. (Putra/Gopos)








