GOPOS.ID, GORONTALO – Dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan dan gizi masyarakat, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengungkapkan dorongan untuk memperluas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk memperluas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke daerah-daerah yang termasuk dalam kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Idah Syahidah menyampaikan harapannya tersebut setelah menghadiri peresmian SPPG 3T di Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga Puncak, pada hari Jumat (2/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kehadiran SPPG di Pinogu, sebuah wilayah yang dikenal dengan tantangan geografis yang cukup sulit, agar masyarakat di sana tetap mendapatkan akses terhadap program MBG.
“Pinogu adalah wilayah yang terluar dan cukup jauh, dengan jalur yang ekstrem. Namun, kami ingin memastikan bahwa SPPG juga hadir di sana,” ujar Idah. Ia menjelaskan bahwa ada sekitar 600 calon penerima manfaat yang sangat menantikan layanan MBG di wilayah tersebut. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk investor dan tokoh masyarakat, sangat dibutuhkan untuk merealisasikan pembangunan SPPG di Pinogu.
Idah juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah ada investor yang menunjukkan minat untuk membuka layanan SPPG di Pinogu, tetapi rencana tersebut tidak terwujud karena investor tersebut mengundurkan diri. “Kami berharap ada pihak lain yang bisa melihat peluang ini dan berkontribusi untuk pembangunan SPPG di Kecamatan Pinogu,” tambahnya.
Keberadaan SPPG di Pinogu diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Idah mencatat bahwa potensi daerah Pinogu sangat baik, dengan hasil pertanian yang subur, serta adanya peternakan dan persawahan yang cukup banyak. “Kami ingin pemanfaatan bahan pangan lokal dapat mendukung keberlanjutan program MBG dan sekaligus memperkuat ekonomi daerah,” jelasnya.
Dalam rencananya, akan ada 20 dapur SPPG 3T yang direncanakan akan beroperasi untuk memperluas jangkauan layanan MBG di wilayah-wilayah yang membutuhkan. Idah berharap semua pihak dapat segera beraksi untuk mewujudkan program ini demi kesejahteraan masyarakat.
“Dengan adanya SPPG, kita berharap semua anak-anak di Pinogu dapat mendapatkan gizi yang baik dan masyarakat setempat juga mendapatkan manfaat ekonomi dari program ini,” pungkasnya. (Putra/Gopos).








