No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Fakta Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Diduga Soal Tambang Ilegal

Putra Tangahu by Putra Tangahu
Sabtu 23 November 2024
in Hukum & Kriminal
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID – Kasus penembakan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap sesama polisi berhasil mencuri atensi publik. Menurut kabar yang beredar, Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar menembak Kasat Reskrim AKP Ryanto Ulil Anshar hingga tewas.

Peristiwa naas ini terjadi pada Jumat (22/11/2024) dini hari di area parkir Mapolres Solok Selatan tepatnya pada pukul 00.43 WIB. Kejadian ini disebut-sebut bermula saat AKP Ryanto Ulil Anshar bersama dengan tim Sat Reskrim Polres Solok Selatan berhasil menangkap pelaku tambang galian C ilegal di Kabupaten Solok Selatan.

Pelaku tambang yang berhasil diringkus ini kemudian diamankan di ruang Reskrim Polres untuk menjalani pemeriksaan. Pada saat AKP Ulil kembali ke mobil untuk mengambil ponsel miliknya yang tertinggal, suara tembakan pun terdengar oleh rekan-rekannya.

Ketika rekan-rekan AKP Ulil memeriksa area parkir tersebut, AKP Ulil ditemukan telah terkena tembakan di kepala. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas tetapi dokter menyatakan bahwa ia tidak bisa diselamatkan.

Mengutip dari laman suara.com, berikut adalah beberapa fakta mengenai kasus penembakan polisi oleh polisi yang berhasil menghebohkan publik.

Baca Juga :  Pelaku Pembunuhan Tarkam di Duloduo Ditangkap di Gorontalo

1. Komisi III DPR RI Ikut Bertindak

Untuk mendalami kasus ini, Komisi III DPR RI dipastikan akan menyambangi Polda Sumatera Barat dan Polres Solok Selatan. Habiburokhman selaku Ketua Komisi III DPR RI menyampaikan rasa prihatinnya terhadap insiden tersebut.

“Senin depan Komisi III DPR RI akan mendatangi Polda Sumbar dan Polres Solok Selatan terkait dengan kasus penembakan yang menewaskan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan. Korban tewas sia-sia karena perilaku oknum yang brutal. Pelaku penembakan harus dijatuhi hukuman berat,” ujar Ketua Komisi III DPR RI tersebut.

2. Penembakan Dilakukan dalam Jarak Dekat

Berdasarkan keterangan dari Irjen Pol Suharyono selaku Kapolda Sumbar, penembakan yang dialami AKP Ulil dilakukan dalam jarak dekat.

“Pendalaman masih kami lakukan. Peristiwa ini benar terjadi, ada korban, yang dilakukan oknum ini adalah penembakan jarak dekat terhadap korban yang akhirnya meninggal dunia,” ungkap Irjen Pol Suharyono.

3. Pelaku Menggunakan Senjata Pistol dan Melarikan Diri

Baca Juga :  Dua Alat Berat Lagi Ditemukan di Tambang Emas Ilegal Dengilo

Penembakan terhadap korban dilakukan menggunakan senjata api pendek jenis pistol HS: 260139. Korban diketahui terkena dua tembakan, tepatnya di pelipis kanan serta pipi kanan. Pelaku dilaporkan melarikan diri dari lokasi kejadian dengan menaiki mobil dinas Isuzu Dmax bernomor plat 3-46 G.

4. Korban Sempat Dilarikan ke Puskesmas

Usai ditemukan tertembak, AKP Ulil sempat dilarikan ke Puskesmas Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Solok Selatan. Akan tetapi, dokter yang memeriksa menyatakan bahwa ia tidak dapat diselamatkan dan meninggal akibat luka tembak yang menembus kepala.

5. Dugaan Motif Terkait Tambang llegal

Meski belum ada pernyataan atau kesimpulan resmi, tragedi yang menimpa AKP Ulil ini diduga berhubungan dengan ketidaksukaan pelaku terhadap penangkapan tambang ilegal yang dilakukan oleh AKP Ulil dan rekan- rekannya.

Kapolda Sumbar sendiri mengatakan bahwa penyelidikan terkait motif serta kronologi tepatnya akan terus dilanjutkan.

Itulah lima fakta mengenai kasus penembakan polisi oleh oknum polisi yang tengah ramai menjadi bahan perbincangan. (Putra/Gopos)

Tags: Polisi Tembak PolisiPolres SolokSolok Selatantambang ilegal
Previous Post

KPU Bone Bolango Permantap Pendistribusian Logistik Pilkada

Next Post

Rektor UNBITA Gorontalo Apresiasi Benchmarking LLDIKTI Wilayah XVI

Related Posts

Hukum & Kriminal

Eks Kadis Kominfo Gorontalo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Command Center 

Kamis 23 Juli 2026
Hukum & Kriminal

Dugaan Korupsi Command Center Diskominfo Gorontalo: Pakai Duit APBD Rp5 Miliar

Rabu 22 Juli 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani saat konferensi pers bersama jajaran Pimpinan DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (21/7/2026). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Hukum & Kriminal

Ketua DPR: Penyidikan eks Jampidsus Wajib Transparan

Selasa 21 Juli 2026
Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Ali Rasab Lubis. ANTARA/M Haris SA
Hukum & Kriminal

Kejati Periksa 61 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Irigasi

Selasa 21 Juli 2026
ANTARA: Petugas menggiring Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (tengah) untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (20/7/2026). KPK mengamankan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bersama enam orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/agr
Hukum & Kriminal

Bupati Lombok Barat Kena OTT, PAN Langsung Pecat Kadernya Itu

Selasa 21 Juli 2026
Oknum kepala desa saat diperiksa penyidik Polres Pohuwato sebelum dilakukan penahanan.(F. Polres Pohuwato)
Hukum & Kriminal

Cabuli Staf Desa, Oknum Mantan Kades di Pohuwato Ditahan Polisi

Selasa 21 Juli 2026
Next Post
Rektor UNBITA Gorontalo Ellys Rachman (kanan) saat kegiatan Benchmarking atau patok banding yang diselenggarakan LLDIKTI Wilayah XVI di Itenas, Bandung, Rabu (20/11/2024).(Foto UNBITA)

Rektor UNBITA Gorontalo Apresiasi Benchmarking LLDIKTI Wilayah XVI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Eks Kadis Kominfo Gorontalo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Command Center 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Jalan Irigasi di Pinogu Rp3,3 Miliar, Kejari Bone Bolango Tahan Tiga Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Kadis Kominfo Datangi Kejati Gorontalo, Penyidikan Korupsi Command Center Terus Bergulir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Tahan Tiga Tersangka Korupsi Command Center Diskominfo Gorontalo, Kerugian Capai Rp1,3 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Korupsi Command Center Diskominfo Gorontalo: Pakai Duit APBD Rp5 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.