No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Di Atas Papan dan Jalan Terjal, Kisah Haru Pengantaran Jenazah dari Pinogu

Ishak Noho by Ishak Noho
Sabtu 14 Maret 2026
in Peristiwa
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, PINOGU – Duka kadang tidak berhenti pada kehilangan orang yang dicintai. Bagi keluarga almarhum Bambang Pahantua, perjalanan mengantar kepergiannya justru menjadi kisah pilu yang menyentuh hati banyak orang.

Di balik sunyinya pegunungan Pinogu, sebuah momen haru terekam dan kemudian menyebar luas di media sosial. Kisah itu bukan sekadar tentang seorang warga yang meninggal dunia, tetapi tentang bagaimana keluarga harus berjuang keras mengantarkan jenazahnya keluar dari wilayah yang terpencil dan sulit dijangkau.

Bambang Pahantua meninggal dunia dan meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga serta kerabatnya. Namun di tengah suasana duka itu, keluarga dihadapkan pada persoalan yang tidak mudah bagaimana membawa jenazah keluar dari kawasan pegunungan menuju tempat pemakaman keluarga.

Wilayah Kecamatan Pinogu di Kabupaten Bone Bolango memang dikenal sebagai daerah yang memiliki akses transportasi terbatas. Jalanan yang terjal, jalur berbatu, serta minimnya kendaraan membuat perjalanan menuju daerah lain membutuhkan tenaga dan kesabaran.

Di masa lalu, warga masih bisa membawa jenazah menggunakan sepeda motor dengan cara diboncengkan secara khusus. Namun kali ini, kondisi medan membuat cara itu tidak memungkinkan.

Baca Juga :  Kapolres Bone Bolango Tinjau Lokasi Desa Tangguh

Keluarga akhirnya memilih cara yang sederhana, tetapi penuh perjuangan. Jenazah almarhum diletakkan di atas sebuah papan kayu, kemudian dibungkus rapat dan diikat kuat agar tidak bergeser selama perjalanan. Papan tersebut lalu diikat pada sepeda motor dan digulirkan perlahan menuruni jalur pegunungan yang curam dan berliku.

Di sepanjang perjalanan, suasana haru begitu terasa. Beberapa kerabat berjalan di samping motor, memastikan papan yang membawa jenazah tetap stabil di jalur sempit berbatu. Setiap meter perjalanan seolah menjadi ujian kesabaran sekaligus bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang mereka cintai.

Bagi warga setempat, pemandangan itu menjadi sesuatu yang belum pernah mereka saksikan sebelumnya. Sebagian warga bahkan menyebut peristiwa ini sebagai “sejarah baru” cara membawa jenazah dari wilayah Pinogu, sebuah kisah yang menggambarkan betapa beratnya kehidupan masyarakat di daerah terpencil.

Baca Juga :  Horor Empat Penambang Tertimbun Longsor di Tambang Rakyat Suwawa

Tak sedikit yang menyaksikan perjalanan tersebut menahan air mata. Di tengah kesunyian pegunungan, rombongan keluarga terus melangkah, mengawal perjalanan terakhir almarhum menuju rumah duka.

Kisah ini kemudian menyebar luas di media sosial dan mengundang beragam reaksi publik. Banyak yang merasa terharu melihat keteguhan keluarga, namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan bagaimana masyarakat di wilayah terpencil masih harus menghadapi perjuangan sebesar ini, bahkan untuk mengantarkan orang yang telah meninggal dunia.

Setelah menempuh perjalanan panjang yang melelahkan, jenazah Bambang Pahantua akhirnya tiba di rumah duka sebelum dimakamkan di Desa Pangi, wilayah Kecamatan Suwawa Timur.

Perjalanan terakhir itu mungkin sederhana, namun bagi keluarga, itu adalah bentuk cinta dan penghormatan yang paling tulus.

Bagi banyak orang yang menyaksikan kisah ini, peristiwa tersebut meninggalkan satu pertanyaan besar sampai kapan perjuangan seperti ini harus terus menjadi kenyataan bagi masyarakat di daerah terpencil? (Isno/gopos)

Tags: Akses Jalan PinoguBambang PahantuaBone BolangoDesa PangiHotline Korban Longsor Tambang Suwawa Timurimbauan kapolresjenazah dibawa pakai papankeselamatan berkendarakisah haru GorontaloMudik LebaranOperasi KetupatPinoguPolres Gorontalo Utara
Previous Post

Jam Rawan Macet Ramadan, Kawasan Kampus Jember Gunakan Skema Satu Arah lagi

Next Post

Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Ikan untuk LKSA

Related Posts

Seorang warga berjalan di dekat bangunan yang roboh setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 mengguncang Kolombia, menewaskan setidaknya 18 orang dan menyebabkan kerusakan di Pereira, Kolombia, Senin (10/8/2026). ANTARA/Anadolu Agency/Alexis Munera/aa.
Peristiwa

Jumlah Korban Tewas Gempa Kolombia Bertambah, Tercatat 111 Orang

Selasa 11 Agustus 2026
Peristiwa

Luapan Sungai Barakati Sempat Rendam Lima Rumah Warga di Batuda’a

Jumat 15 Mei 2026
Screenshot
Peristiwa

Ketegangan Timur Tengah Picu Pembatalan Penerbangan, Puluhan Jemaah Umrah Gorontalo Masih di Mekkah

Kamis 5 Maret 2026
Screenshot
Peristiwa

Dua Rumah Warga Moodu Kota Gorontalo Hangus Terbakar

Selasa 27 Januari 2026
Peristiwa

Polsek Marisa Sigap Bantu Warga Bersihkan Lumpur Banjir di Hulawa

Kamis 15 Januari 2026
Peristiwa

Hujan Deras Picu Banjir di Hulawa, Polsek Marisa Turun Tangan Bantu Warga

Kamis 15 Januari 2026
Next Post

Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Ikan untuk LKSA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kuasa hukum korban, Rizka Umar diwawancarai gopos.id.

    Owner Kedai Kopi di Gorontalo Diduga Lakukan Pelecehan ke Mantan Karyawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengurus DPD-DPC ABPEDNAS Gorontalo Dilantik: Wujudkan Kolaborasi Daerah dan Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa SMP Tewas Tenggelam di Pantai Muara Kasih Bonepantai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Gorontalo Minta ABPEDNAS Berkolaborasi Bangun Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yeyen Sidiki: Listrik Masuk Dudepo Bukti Perjuangan Rusli Habibie Hadirkan Keadilan Energi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.