GOPOS.ID, GORONTALO – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan Haflah Akhirussanah Yayasan As-Sunnah Gorontalo yang digelar di Azlea Convention Centre, Sabtu (20/6/2026).
Sebanyak 147 santri dan santriwati dari berbagai unit pendidikan di bawah naungan Yayasan As-Sunnah Gorontalo resmi mengikuti prosesi penamatan sebagai tanda berakhirnya masa pendidikan mereka pada jenjang masing-masing.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum penting bagi para santri, orang tua, serta civitas Yayasan As-Sunnah Gorontalo dalam merayakan capaian pendidikan sekaligus meneguhkan komitmen dalam mencetak generasi Qurani yang berakhlak dan berilmu.
Pembina Yayasan As-Sunnah Gorontalo, Mohamad Yamin Lahay, mengatakan bahwa Haflah Akhirussanah tahun ini merupakan penamatan ke-14 sejak yayasan tersebut didirikan pada tahun 2012.
“Yayasan ini berdiri sejak tahun 2012. Dengan demikian, kegiatan hari ini merupakan penamatan ke-14 yang kami laksanakan. Biasanya prosesi penamatan dilakukan oleh masing-masing unit pendidikan, namun untuk pelaksanaan secara terpadu seperti ini baru memasuki tahun kedua,” ujar Yamin.
Ia menjelaskan, Yayasan As-Sunnah Gorontalo saat ini menaungi sejumlah unit pendidikan formal mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) berbasis pondok maupun nonpondok, hingga Madrasah Aliyah berbasis pondok pesantren.
Tak hanya itu, yayasan juga mengelola pendidikan nonformal berupa Wisma Tahfiz khusus putra dan putri yang menjadi wadah pembinaan dan penghafalan Al-Qur’an bagi para santri.
“Secara keseluruhan, jumlah santri dan santriwati yang menempuh pendidikan di Yayasan As-Sunnah Gorontalo saat ini mencapai sekitar 700 orang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yamin turut mengungkapkan kabar menggembirakan terkait pengembangan kualitas pendidikan di lingkungan yayasan.
Menurutnya, Yayasan As-Sunnah Gorontalo kini telah menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, sehingga membuka peluang lebih besar bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tersebut.
“Alhamdulillah, yayasan kami telah diaudit langsung oleh perwakilan Universitas Islam Madinah. Hasilnya, kami dinyatakan memenuhi standar yang dipersyaratkan untuk menjalin kerja sama. Dengan adanya kerja sama ini, santri-santri kami mendapatkan prioritas apabila ingin melanjutkan pendidikan di sana,” jelas Yamin.

Sementara itu, salah satu perwakilan orang tua santri, Herson Kadir, mengaku bangga dan terharu melihat anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik.
Menurutnya, momen Haflah Akhirussanah bukan sekadar seremoni penamatan, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan proses pendidikan yang telah dijalani para santri selama menuntut ilmu di Yayasan As-Sunnah Gorontalo.
“Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami sebagai orang tua. Kami bersyukur dan bangga karena anak-anak kami dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik di Yayasan As-Sunnah Gorontalo. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka,” tuturnya.
Pelaksanaan Haflah Akhirussanah tersebut ditutup dengan pemberian penghargaan kepada santri berprestasi serta penampilan berbagai kreativitas santri yang mendapat apresiasi meriah dari para tamu dan wali santri yang hadir. (Isno/gopos)







