No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Bima Arya Sugiarto Bedah Babad Alas di Jember, Gus Fawait Soroti Beratnya Memimpin di Tengah Krisis Daerah

Alexa by Alexa
Sabtu 14 Februari 2026
in Jember
0
Bupati Muhammad Fawait dan Bima Arya dalam acara bedah buku Babad Alas di Aula FISIP Universita Jember.

Bupati Muhammad Fawait dan Bima Arya dalam acara bedah buku Babad Alas di Aula FISIP Universita Jember.

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, JEMBER – Kegiatan bedah buku Babad Alas berlangsung di Jember, menghadirkan diskusi kepemimpinan daerah dan tantangan pemerintahan modern yang dihadapi kepala daerah dalam menjalankan mandat publik.

Acara digelar di aula fakultas ilmu sosial dan politik, mempertemukan akademisi, mahasiswa, serta pejabat daerah untuk merefleksikan dinamika kepemimpinan dalam praktik pemerintahan sehari-hari.

Pembicara utama, Bima Arya Sugiarto, hadir sebagai penulis buku sekaligus narasumber pengalaman langsung memimpin pemerintahan daerah dengan kompleksitas tantangan politik dan sosial.

Ia mengisahkan perjalanan panjang sebelum memimpin Kota Bogor, mulai dari proses kontestasi hingga menghadapi realitas birokrasi setelah memenangkan kepercayaan publik.

“Beratnya kampanye itu tidak seujung kuku dibandingkan menjalankan pemerintahan,” ujar Bima Arya di hadapan peserta diskusi.

Ia menilai tantangan terbesar justru muncul setelah menjabat, ketika pemimpin harus berhadapan dengan kepentingan birokrasi, tekanan sosial, serta ekspektasi publik yang terus meningkat.

“Dalam pemerintahan, lawan tidak selalu terlihat jelas, bahkan posisi kawan dan penentang sering berubah,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Jember Genjot Program RTLH, Gus Fawait Targetkan 1.000 Rumah Layak pada 2026

Menurutnya, pengalaman awal memimpin penuh tekanan karena teori politik formal sering tak sepenuhnya menjelaskan dinamika yang terjadi di lapangan.

“Kepemimpinan harus ditopang nilai, strategi, dan konsistensi antara pikiran, ucapan, serta tindakan,” tegasnya.

Ia mengibaratkan kepemimpinannya seperti tokoh Bima dalam kisah pembukaan Alas Amarta, yang menuntut keberanian sekaligus kebijaksanaan agar tidak menimbulkan kerusakan baru.

Selain pengalaman praktis, ia juga menyinggung pengaruh pemikiran Arief Budiman, Soe Hok Gie, dan Nurcholish Madjid terhadap perspektif kepemimpinannya.

“Inklusivitas, keadilan sosial, dan keberpihakan pada kelompok minoritas harus menjadi dasar kebijakan publik,” jelasnya.

Pengalaman kepemimpinannya juga diwarnai sejumlah keputusan strategis, termasuk sikap terbuka terhadap kritik mahasiswa terkait penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Ia juga menyinggung polemik rumah ibadah serta penataan investasi hiburan yang dianggap tidak selaras dengan karakter sosial masyarakat setempat.

“Setiap kebijakan harus berpijak pada moral dan kepentingan masyarakat luas, bukan sekadar kalkulasi politik jangka pendek,” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Gus Fawait menilai pengalaman kepemimpinan yang dipaparkan menjadi refleksi penting bagi pemerintahan daerah.

Baca Juga :  Bentuk Penghargaan Pemkab Jember, Insentif Guru Ngaji Cair Sebelum Lebaran

Ia menyebut tantangan daerah saat ini memiliki pola serupa, mulai dari keterbatasan fiskal hingga meningkatnya tuntutan pelayanan publik.

“Kami menghadapi kemiskinan ekstrem tertinggi di Jawa Timur, juga persoalan stunting serta kesehatan ibu dan bayi,” ujarnya.

Pemerintah daerah kemudian memprioritaskan reformasi pelayanan publik sebagai langkah awal memperbaiki kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu fokus utama adalah perluasan akses layanan kesehatan melalui optimalisasi jaminan kesehatan daerah hingga mencapai cakupan layanan menyeluruh.

“Program ini bukan hanya pengobatan gratis, tetapi juga memperkuat keberlanjutan operasional fasilitas kesehatan dan layanan rumah sakit daerah,” jelasnya.

Reformasi juga dilakukan pada layanan administrasi kependudukan dengan mendekatkan pelayanan ke masyarakat desa melalui kecamatan agar akses menjadi lebih mudah dan cepat.

Forum bedah buku ini akhirnya menjadi ruang refleksi bersama, mempertemukan pengalaman kepemimpinan nasional dan realitas pemerintahan daerah dalam satu diskusi terbuka dan kritis. (Kur)

Tags: Bima AryaBupati JemberGus FawaitMuhammad Fawait
Previous Post

Komoditas Pangan Pohuwato Ludes Diborong Warga

Next Post

Gus Fawait Gas Creative Financing, Jember Tinggalkan Ketergantungan APBD Demi Pembangunan Produktif

Related Posts

Jember

Ning Ghyta Tampil Memikat, Batik Jember Bersinar di Anugerah Puspa Bangsa 2026

Selasa 21 April 2026
Mewakili Bupati Jember, Kadiskominfo Pemkab Jember saat Menerima penghargaan Beritajatim.com
Jember

Gus Fawait Raih Penghargaan Beritajatim.com, Dedikasikan untuk ASN Jember atas Pengentasan Kemiskinan

Selasa 21 April 2026
Bupati Jember Muhammad Fawait saat siaran live di kanal YouTube 'Wadul Guse'.
Jember

Bupati Jember Bukan Bebani ASN, ini Penjelaskan Kebijakan Turun Lapangan Verval

Selasa 21 April 2026
Pj. Sekda Jember Ahmad Helmi Luqman saat membesuk ASN yang mengalami kecelakaan di medan ekstrem.
Jember

Pj Sekda Jember Puji Dedikasi ASN Turun Langsung Verifikasi Data Warga Miskin

Selasa 21 April 2026
Siti korban kecelakaan saat verivikasi data rakyat miskin di Jember
Jember

ASN Jember Terjatuh di Medan Ekstrem saat Verval Kemiskinan, Pemkab Siapkan Evaluasi Keselamatan

Selasa 21 April 2026
Penghargaan PWI AWARD 2026 untuk Bupati Jember Muhammad Fawait
Jember

Gus Fawait Raih Penghargaan Tokoh Peningkatan Layanan Publik di HPN 2026

Sabtu 18 April 2026
Next Post

Gus Fawait Gas Creative Financing, Jember Tinggalkan Ketergantungan APBD Demi Pembangunan Produktif

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Terpopuler

  • Ilustrasi AI

    ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Nurdin Resmi Dilantik sebagai Sekda Boalemo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebahagiaan Selimuti Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo di Hari Kartini ke-147

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof. Nurdin Naik Traktor Saat Dikukuhkan Guru Besar UNG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Jember Bukan Bebani ASN, ini Penjelaskan Kebijakan Turun Lapangan Verval

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.