No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Bank Indonesia Dorong Penguatan Rantai Nilai Jagung Sulampua untuk Swasembada Pangan

Hasan by Hasan
Rabu 11 Februari 2026
in Gorontalo
0
Bank Indonesia Dorong Penguatan Rantai Nilai Jagung Sulampua untuk Swasembada Pangan

diseminasi riset berjudul “Karakteristik dan Struktur Rantai Nilai Jagung di Sulampua” pada Selasa, 10 Februari 2026,

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Bank Indonesia (BI) bersama sejumlah pemangku kepentingan mendorong penguatan rantai nilai jagung di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan dan swasembada pangan nasional. Upaya ini mengemuka dalam diseminasi riset “Karakteristik dan Struktur Rantai Nilai Jagung di Sulampua” yang digelar Selasa (10/2/2026) dan melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta akademisi.

Kajian tersebut menegaskan komoditas jagung memiliki peran strategis karena menjadi bahan baku utama industri pakan unggas. Secara nasional, kawasan Sulampua menjadi produsen jagung terbesar ketiga setelah Jawa dan Sumatera, dengan kontribusi sekitar 13,9 persen dari produksi nasional. Wilayah dengan kontribusi besar antara lain Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Meski memiliki peran penting, rantai nilai jagung di kawasan timur Indonesia masih menghadapi berbagai kendala. Di tingkat petani, persoalan utama meliputi keterbatasan lahan, risiko iklim, kualitas produksi, serta keterbatasan akses modal. Sementara itu, di sisi hilir, pengepul dan industri menghadapi ketidakstabilan pasokan dan kualitas bahan baku yang berdampak pada efisiensi produksi.

Baca Juga :  Perdana di Pohuwato, Festival Apangi Memeringati 10 Muharam

Untuk menjawab tantangan tersebut, riset merekomendasikan lima strategi prioritas penguatan rantai nilai jagung melalui integrasi hulu hingga hilir. Strategi pertama menitikberatkan pada peningkatan kualitas jagung melalui pembangunan infrastruktur pascapanen, seperti dryer dan gudang komunal, guna meningkatkan nilai jual di tingkat petani.

Strategi kedua menekankan penguatan peran kelompok tani dan gabungan kelompok tani sebagai agregator pasokan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan posisi tawar petani dalam rantai distribusi. Selanjutnya, peningkatan produktivitas dilakukan melalui penggunaan benih hibrida serta penerapan Good Agricultural Practices (GAP).

Selain itu, riset juga merekomendasikan penguatan kemitraan berbasis kontrak kualitas antara petani, pengepul, dan industri pakan. Skema ini diharapkan mampu menjamin stabilitas pasokan sekaligus mendorong peningkatan kualitas hasil produksi. Di sisi lain, peningkatan literasi dan kapasitas teknologi pertanian juga menjadi prioritas melalui program sekolah lapang jagung dan pembentukan klinik agribisnis.

Baca Juga :  Peringati HPSN, Polwan Cantik Ikut Angkat Sampah

Bank Indonesia menilai diseminasi hasil riset ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan konkret penguatan pasokan jagung nasional. Penguatan rantai nilai dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Dalam jangka panjang, penguatan ekosistem jagung tidak hanya berdampak pada stabilitas pangan, tetapi juga pada ketahanan ekonomi daerah. Dengan integrasi rantai pasok yang lebih kuat, kawasan Sulampua diharapkan mampu menjadi salah satu pilar utama produksi jagung nasional sekaligus menopang kebutuhan industri pakan dan sektor peternakan di Indonesia.(*/adm-02/gopos)

Tags: Bank IndonesiaGorontaloJagungSulampua
Previous Post

Rania Riris Ismail Tancap Gas Pimpin Rapat Perdana Komite Audit

Next Post

Weny Gaib dan Rendy Mangkat Sambut Pimpinan UMI

Related Posts

Pelayanan Humanis dan Profesional, Komitmen Baru Imigrasi Gorontalo untuk Masyarakat
Gorontalo

Pelayanan Humanis dan Profesional, Komitmen Baru Imigrasi Gorontalo untuk Masyarakat

Jumat 6 Maret 2026
Fadel Muhammad Lantik Pengurus Baru Lamahu Periode 2026–2031
Gorontalo

Fadel Muhammad Lantik Pengurus Baru Lamahu Periode 2026–2031

Jumat 6 Maret 2026
Pemuda Asal Paguat Ditemukan Meninggal Tidak Wajar di Kawasan PETI Bulangita
Gorontalo

Pemuda Asal Paguat Ditemukan Meninggal Tidak Wajar di Kawasan PETI Bulangita

Jumat 6 Maret 2026
Imigrasi Gorontalo Perkuat Kesadaran Hukum Melalui NGABUBURIT YUK
Gorontalo

Imigrasi Gorontalo Perkuat Kesadaran Hukum Melalui NGABUBURIT YUK

Kamis 5 Maret 2026
Polresta Gorontalo Kota Evaluasi Kesiapan Pengamanan Jelang Idul Fitri
Gorontalo

Polresta Gorontalo Kota Evaluasi Kesiapan Pengamanan Jelang Idul Fitri

Rabu 4 Maret 2026
Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah
Gorontalo

Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

Rabu 4 Maret 2026
Next Post
Weny Gaib dan Rendy Mangkat Sambut Pimpinan UMI

Weny Gaib dan Rendy Mangkat Sambut Pimpinan UMI

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Terpopuler

  • THR ASN Pemkot Gorontalo Segera Cair

    THR ASN Pemkot Gorontalo Segera Cair

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jual Beli Emas Hasil PETI Bisa Dipidana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Bonebol Soroti Keterlambatan Pembayaran Gaji PPPK, Guru hingga Nakes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aneh! Sejumlah Toko Emas Tutup, Penambang Pohuwato Bingung Jual Emas Kemana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menghilang Jelang Ijab Kabul, Bripda F Diadukan ke Polda Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.