GOPOS.ID, RANDANGAN – Bandara Udara Panua Pohuwato resmi kembali melayani penerbangan perintis penumpang pada awal tahun 2026. Kembalinya layanan transportasi udara ini ditandai dengan suksesnya pendaratan penerbangan perdana (inaugural flight) maskapai Susi Air di Bandara Panua, Kamis (15/1/2026).
Beroperasinya kembali rute penerbangan Gorontalo–Pohuwato disambut antusias oleh masyarakat karena dinilai menjadi solusi transportasi yang cepat dan efisien, sekaligus memperkuat konektivitas wilayah di Provinsi Gorontalo.
layanan penerbangan tersebut merupakan bagian dari Program Angkutan Udara Perintis Koordinator Wilayah (Korwil) Gorontalo. Program ini bertujuan membuka akses transportasi ke daerah terpencil dan memperkuat keterhubungan antarwilayah di Provinsi Gorontalo.
Mulai Januari 2026, penerbangan rute Gorontalo–Pohuwato dilayani secara reguler setiap hari Kamis. Pesawat dari Gorontalo dijadwalkan berangkat pukul 09.05 WITA dan tiba di Pohuwato pukul 09.40 WITA dengan tarif tiket sebesar Rp357.830.
Sementara itu, penerbangan rute Pohuwato–Gorontalo dijadwalkan berangkat pukul 09.55 WITA dan tiba pukul 10.30 WITA dengan harga tiket Rp300.830.
Dengan durasi penerbangan sekitar 35 menit, layanan ini dinilai menjadi alternatif transportasi paling efisien dibandingkan jalur darat dari Marisa menuju Kota Gorontalo yang membutuhkan waktu tempuh cukup panjang.
Adapun pesawat yang melayani rute perintis tersebut adalah milik maskapai Susi Air dengan tipe Cessna 208B Grand Caravan bernomor registrasi PK-BVH.
Untuk kemudahan akses, masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket penerbangan Susi Air rute Gorontalo–Pohuwato melalui aplikasi dan situs web Traveloka. Selain itu, layanan ticketing juga tersedia melalui nomor 0852-4154-8113 untuk wilayah Pohuwato dan 0811-2003-0867 untuk wilayah Gorontalo.
Kepala Satuan Pelayanan Bandara Panua Pohuwato, Sadli Agus Darise, mengatakan bahwa dibukanya kembali layanan penerbangan ini merupakan kabar baik bagi masyarakat serta momentum penting dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Penerbangan perdana ini menandai kembalinya layanan transportasi udara yang sangat dibutuhkan masyarakat Pohuwato. Kehadiran Susi Air pada rute perintis ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas orang dan barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Sadli, Jumat (16/1/2026).
Sadli menjelaskan, Manajemen Bandara Panua Pohuwato mengimbau masyarakat, pelaku usaha, serta instansi pemerintah agar memanfaatkan layanan penerbangan perintis ini secara optimal demi menjaga keberlanjutan operasional ke depan.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan keberlanjutan penerbangan perintis ini. Semakin tinggi tingkat pemanfaatannya, semakin besar peluang layanan ini terus beroperasi dan berkembang,” tutup Sadli. (Yusuf/Gopos)








