GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Walikota Gorontalo, Adhan Dambea mengungkapkan rencana untuk membuat suasana Ramadhan di kota Gorontalo lebih khidmat dengan menghidupkan kegiatan pengajian di hampir seluruh wilayah.
Dalam wawancara dengan media di BLY, Rudis Walikota Gorontalo, pada Jumat malam (30-1-2026), Adhan menjelaskan agenda yang akan dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan.
“Seperti yang kita ketahui, tanggal 17 malam adalah sahur pertama, dan sudah menjadi tradisi di kota ini untuk mengadakan pengajian di Rumah Dinas Walikota dan Sekda setiap malam dengan 20 orang peserta dari setiap kelurahan,” ujar Adhan.
Walikota juga berharap agar para lurah dapat mengorganisir pengajian di masjid-masjid di wilayah mereka masing-masing, sambil tetap mengikuti pengajian di Rumah Dinas Walikota.
“Para lurah harus aktif di masjid-masjid di wilayah mereka, sehingga puasa ini kita ramaikan dengan kegiatan keagamaan di Gorontalo,” tambahnya.
Adhan juga menegaskan bahwa rumah makan (RM) wajib buka mulai pukul 3 sore ke atas. “Jika ada yang berani buka di pagi hari, izin operasinya akan dicabut secara paksa. Saya juga akan turun langsung saat melaksanakan razia,” tegasnya.
Selain itu, akses jalan di sentral dan terminal akan ditutup menjelang buka puasa, sehingga masyarakat dapat melaksanakan solat terawih di lokasi tersebut.
“Jalan akan ditutup setelah ashar untuk menunggu buka puasa, dan di sana juga akan diadakan solat tarawih sebanyak 8 rakaat,” pungkas Adhan. (Putra/Gopos)








