GOPOS.ID, GORONTALO — Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Gorontalo Kombes Pol. Juprisan Pratama Ramadhan Nasution menekankan pentingnya integritas, disiplin dan semangat pengabdian kepada para siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Angkatan 54 kemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian penutupan Dasbhara yang dirangkaikan dengan long march dan bakti sosial di Desa Lopo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo.
Kombes Pol. Juprisan mengatakan, proses pendidikan yang dijalani para siswa bukan semata-mata untuk membentuk kemampuan fisik maupun keterampilan kepolisian, tetapi juga membangun karakter sebagai calon anggota Polri.
Menurut dia, seorang anggota Polri dituntut mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan menunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab dan memiliki integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Jadilah anggota Polri yang memiliki integritas. Ilmu yang diperoleh selama pendidikan harus menjadi bekal untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak menjadikan berakhirnya pendidikan dasar sebagai akhir dari proses belajar. Sebaliknya, setiap anggota Polri harus terus meningkatkan kemampuan dan menyesuaikan diri dengan dinamika tugas di lapangan.
“Jangan pernah merasa cukup dengan apa yang sudah didapatkan selama pendidikan. Terus belajar, terus berlatih dan jaga disiplin, karena tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks,” katanya.
Selain kemampuan profesional, Juprisan menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Rangkaian long march dari SPN Gorontalo menuju wilayah Batudaa Pantai hingga kegiatan bakti sosial di Desa Lopo, kata dia, merupakan bagian dari pembelajaran untuk membentuk ketahanan fisik, mental, kebersamaan dan kepedulian sosial para siswa.
Para siswa sebelumnya bermalam di Desa Lamu dengan mengikuti kegiatan berbivak dan jurit malam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Desa Lopo.
Di lokasi akhir perjalanan, para siswa melaksanakan aksi bersih-bersih sampah di kawasan pinggiran pantai yang kemudian dilanjutkan dengan upacara penutupan Dasbhara.
“Saya berharap Angkatan 54 mampu menjadi generasi Bintara Polri yang tidak hanya kuat secara fisik dan profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki hati untuk melayani dan mengayomi masyarakat,” tutur Kombes Pol Juprisan. (Isno/gopos)








