Aktivitas digital yang semakin mendominasi kehidupan sehari-hari membawa berbagai kemudahan, mulai dari bekerja, belajar, hingga berkomunikasi. Namun, penggunaan gawai yang berlebihan juga dapat memicu kelelahan mental, meningkatkan tingkat stres, gangguan tidur, hingga kecemasan.
Salah satu cara yang kini banyak dianjurkan untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan digital dan kesehatan psikologis adalah melakukan detoks digital. Langkah ini dilakukan dengan mengurangi atau menghentikan sementara penggunaan gawai, media sosial, maupun perangkat digital lainnya agar pikiran memiliki waktu untuk beristirahat.(*)

Sumber: Antara








