GOPOS.ID, GORUT – Di tengah upaya pemulihan wilayah yang terdampak bencana di Kecamatan Biau, semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama.
Aparatur pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga warga setempat turun langsung ke lapangan dalam Gerakan Mopoberesi Kambungu yang digelar Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, Senin, 1 Juni 2026.
Salah satu institusi yang ikut terlibat dalam aksi tersebut adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara.
Kehadiran tenaga kesehatan dalam kegiatan ini bukan sekadar bentuk partisipasi seremonial, melainkan bagian dari upaya nyata mendukung pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di sejumlah titik wilayah Biau.
Sejak pagi, peserta gotong royong menyebar ke sejumlah lokasi terdampak. Mereka membersihkan jalan yang tertutup lumpur dan material sisa bencana, mengangkat sampah yang menyumbat saluran drainase, serta membersihkan fasilitas umum dan lingkungan permukiman warga.
Aktivitas tersebut menjadi langkah penting untuk mengembalikan kondisi lingkungan agar kembali layak dan aman ditempati masyarakat.
Selain mempercepat proses pemulihan fisik wilayah terdampak, pembersihan lingkungan juga dinilai penting untuk mencegah munculnya berbagai masalah kesehatan yang kerap mengintai setelah bencana.
Direktur RSUD ZUS Gorontalo Utara, Mohammad Ardiansyah, mengatakan sektor kesehatan memiliki tanggung jawab yang tidak terpisahkan dalam proses penanganan pascabencana. Menurutnya, ancaman penyakit sering kali muncul ketika kondisi lingkungan tidak segera ditangani.
“Kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah munculnya penyakit setelah bencana. Karena itu kami siap mendukung kegiatan kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Ardiansyah.
Ia menjelaskan, genangan air, tumpukan sampah, dan material yang terbawa bencana berpotensi menjadi sumber berbagai penyakit apabila tidak segera dibersihkan.
Karena itu, keterlibatan tenaga kesehatan dalam Gerakan Mopoberesi Kambungu tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, tetapi juga pada upaya pencegahan melalui penciptaan lingkungan yang sehat.
“Keterlibatan RSUD ZUS merupakan bagian dari komitmen sektor kesehatan dalam mendukung proses pemulihan pascabencana yang sedang berlangsung di Kecamatan Biau,” ujarnya. (isno/gopos)








