GOPOS.ID, BONEBOL – Kritik dari masyarakat merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari tugas seorang anggota legislatif. Menyadari hal tersebut, seluruh enam anggota DPRD Bone Bolango dari daerah pemilihan (Dapil) Tapa-Bulango menyampaikan komitmen untuk tidak anti kritik. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Faisal Mohie, yang mewakili seluruh anggota DPRD Dapil Tapa-Bulango, mereka menegaskan kesiapan untuk menghadapi setiap kritik maupun persoalan secara bersama-sama.
“ Kami berenam berkomitmen untuk tidak anti kritik. Kalaupun ada kritikan, kami pasti akan menghadapinya bersama,” ungkap Faisal beberapa waktu lalu.
Pernyataan ini menunjukkan sikap terbuka dan transparan dari anggota legislatif, yang menyadari bahwa kritik merupakan bagian penting dalam proses pengambilan keputusan dan pembangunan daerah.
Tidak hanya siap menerima kritik, mereka juga berkomitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat. Menurut mereka, seluruh aspirasi yang dititipkan masyarakat merupakan amanah yang harus diprioritaskan untuk diperjuangkan sampai terealisasi. Hal ini menunjukkan bahwa anggota DPRD tidak hanya berfungsi sebagai penggembira suara, tetapi juga sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah.
Faisal menambahkan, “Kami berkomitmen apa yang menjadi aspirasi masyarakat, insyaallah akan kita perjuangkan sampai terealisasi.” Pernyataan ini mencerminkan tekad anggota DPRD untuk mendengarkan dan merespons kebutuhan masyarakat dengan serius. Mereka memahami bahwa keberhasilan dalam menjalankan tugas legislasi tidak hanya diukur dari jumlah undang-undang yang disahkan, tetapi juga dari seberapa baik mereka dapat memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat yang mereka wakili.
Dalam rangka memperkuat komitmen ini, anggota DPRD Tapa-Bulango berencana untuk mengadakan pertemuan rutin dengan masyarakat. Pertemuan tersebut akan menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran secara langsung. Dengan cara ini, diharapkan akan terjalin komunikasi yang lebih baik antara wakil rakyat dan masyarakat, sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kesadaran akan pentingnya kritik dan aspirasi masyarakat ini menjadi langkah positif bagi DPRD Bone Bolango. (Putra/Gopos)








