No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Sinergi UNBITA, OJK, dan Bank Muamalat Cetak Generasi Cerdas Finansial dan Berintegritas

Putra Tangahu by Putra Tangahu
Jumat 12 Juni 2026
in Universitas Bina Taruna
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo menyelenggarakan Kuliah Pakar bertema “Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan dan Tata Kelola Keuangan yang Berintegritas” pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di Aula Inovasi UNBITA. Kegiatan ini menghadirkan Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Robert H.P. Sianipar, sebagai Keynote Speaker, serta diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan civitas akademika sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan dan kesadaran hukum di sektor jasa keuangan.

Membuka kegiatan tersebut, Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa literasi keuangan tidak lagi menjadi kebutuhan tambahan, melainkan kompetensi dasar yang harus dimiliki generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan layanan keuangan digital.

“Mahasiswa harus menjadi kelompok yang paling siap menghadapi transformasi sektor keuangan. Pemahaman mengenai perlindungan konsumen, tata kelola keuangan yang baik, serta kesadaran terhadap risiko keuangan digital merupakan bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia yang cerdas, kritis, dan berintegritas,” ujar Dr. Ellys Rachman.

Pandangan tersebut sejalan dengan upaya OJK dalam memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa sebagai generasi yang akan menjadi pengambil keputusan dan pelaku ekonomi di masa depan.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Robert H.P. Sianipar, menekankan bahwa peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu strategi utama untuk melindungi masyarakat dari berbagai risiko penyalahgunaan layanan keuangan, termasuk investasi ilegal, pinjaman online ilegal, hingga berbagai bentuk penipuan digital yang semakin kompleks.

Baca Juga :  UNBITA Gorontalo Jalin Kemitraan dengan Bank Indonesia

“Perlindungan konsumen yang efektif dimulai dari pemahaman yang baik. Ketika masyarakat memiliki literasi keuangan yang memadai, mereka akan lebih mampu mengenali risiko, memahami hak dan kewajibannya, serta mengambil keputusan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab,” jelas Robert H.P. Sianipar.

Kesadaran tersebut menjadi semakin penting mengingat perkembangan ekosistem keuangan digital yang memberikan banyak kemudahan, tetapi pada saat yang sama juga menghadirkan tantangan baru yang membutuhkan kemampuan adaptasi dan pemahaman regulasi yang memadai.

Dr. Ellys Rachman menjelaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan hidup yang relevan dengan kebutuhan zaman. Menurutnya, literasi keuangan merupakan salah satu bagian penting dari kompetensi abad ke-21 yang harus diperkuat melalui kolaborasi antara kampus dan lembaga regulator.

“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa pengelolaan keuangan yang baik bukan hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga menyangkut etika, tanggung jawab, dan integritas. Karena itu, kolaborasi dengan OJK menjadi sangat penting dalam memperkuat wawasan mahasiswa secara komprehensif,” ungkapnya.

Komitmen tersebut mendapat dukungan dari OJK yang terus mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam membangun budaya keuangan yang sehat dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Robert H.P. Sianipar menyampaikan bahwa kampus memiliki posisi strategis sebagai pusat edukasi yang mampu mempercepat penyebaran informasi dan pemahaman mengenai sektor jasa keuangan kepada masyarakat luas melalui mahasiswa sebagai agen literasi.

“Mahasiswa memiliki potensi besar sebagai agent of change. Pengetahuan yang mereka peroleh di kampus dapat diteruskan kepada keluarga, komunitas, dan lingkungan sosialnya sehingga dampak edukasi keuangan menjadi lebih luas dan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga :  UNBITA Gorontalo Belajar Pengelolaan Pemerintahan di Pemkot Jakarta Pusat

Sebagai bagian dari penguatan substansi kegiatan, kuliah pakar ini juga menghadirkan Berlin Situmorang, Manajer Madya Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK SulutGo; Svadev Pranagun Mahasagara, Asisten Manajer Divisi PEPK & LMS OJK SulutGo; serta Fitrawan, Branch Manager Bank Muamalat Gorontalo. Ketiga narasumber memberikan perspektif mengenai perlindungan konsumen, pengawasan sektor jasa keuangan, pengelolaan risiko keuangan, serta praktik tata kelola keuangan yang berintegritas dalam dunia profesional.

Melihat tingginya antusiasme peserta, Dr. Ellys Rachman menilai bahwa kegiatan semacam ini menjadi bukti meningkatnya kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya literasi keuangan sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi dan transformasi digital yang terus berkembang.

“Kampus harus menjadi ruang yang mempertemukan ilmu pengetahuan, regulasi, dan praktik profesional. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melihat secara langsung bagaimana tata kelola keuangan yang baik diterapkan dalam kehidupan nyata,” tegasnya.

Menutup Sambutannya, Robert H.P. Sianipar berharap sinergi antara OJK dan Universitas Bina Taruna Gorontalo dapat terus diperkuat melalui berbagai program edukasi yang berkelanjutan. Menurutnya, penguatan literasi dan inklusi keuangan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas, tangguh, dan terlindungi dari berbagai risiko di sektor jasa keuangan.

“Masyarakat yang memiliki literasi keuangan yang baik akan lebih siap menghadapi perubahan, lebih terlindungi sebagai konsumen, dan mampu memanfaatkan layanan keuangan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan,” pungkasnya. (Rama/Gopos)

Tags: Generasi Melek FinansialOJKUNBITAUNBITA-OJKUniversitas Bina Taruna (UNBITA)
Previous Post

Bupati Ismet Mile Lantik 18 Pejabat Administrator

Next Post

Sukses Besarkan PKB Kotamobagu, JDM Masuk Radar Calon DPR RI

Related Posts

Screenshot
Universitas Bina Taruna

Sinergi UNBITA, OJK, dan Bank Muamalat Cetak Generasi Cerdas Finansial dan Berintegritas

Jumat 12 Juni 2026
Universitas Bina Taruna

Riset Mahasiswa UNBITA Jadi Masukan BPBD, Petakan Kerentanan Banjir di Dumbo Raya

Sabtu 6 Juni 2026
Kampus UNBITA Gorontalo.(F. Rama/Gopos)
Universitas Bina Taruna

Mengabdi untuk Negeri, Mahasiswa UNBITA Siap Wujudkan Program Pemberdayaan di Kota Gorontalo

Rabu 3 Juni 2026
Universitas Bina Taruna

UNBITA Matangkan Kualitas Pendidikan Lewat Visitasi Akreditasi Hukum Bisnis

Rabu 13 Mei 2026
Universitas Bina Taruna

Sinergi Baru UNBITA dan Kemenkum Gorontalo, Kampus Siapkan Ekosistem Kekayaan Intelektual

Rabu 13 Mei 2026
Universitas Bina Taruna

UNBITA dan Polda Gorontalo Bergerak Lawan Judi Online di Kalangan Mahasiswa

Selasa 12 Mei 2026
Next Post

Sukses Besarkan PKB Kotamobagu, JDM Masuk Radar Calon DPR RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kembali melakukan penyegaran birokrasi guna memperkuat kinerja pemerintahan dan pelayanan publik. Sebanyak 18 pejabat administrator resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, di Ruang Lupa Lelah Kantor Bupati, Jumat (12/6/2026) malam. (Foto Indra/Gopos)

    Bupati Ismet Mile Lantik 18 Pejabat Administrator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Gorontalo Siap Perkuat Kolaborasi dengan SMSI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Gorontalo Harapkan Jurnalis Berintegritas Melalui Temu Jurnalis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alarm Revolusi: Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Saatnya Kita Semua Mengambil Sikap Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Pohuwato Gagalkan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi, 40 Galon Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.